PAN

Aksi 212 Jelas Gerakan Politik, Ini Buktinya

Ilustrasi

Pengakuan al-Khotot alias Gatot ada pertemuan 3 partai di rumah dinas ketua MPR, bgmn ulama & aksi bela Islam dipakai unt politik, yg sukses di DKI dgn Anies-Sandi, mau dilakukan di daerah2 lain, khususnya di Jawa, rekom tdk keluar smpe jam 2 malam di Ragunan digigit nyamuk

NU Jatim Gagal Diobrak Abrik

Ilustrasi

Imam Besar Kerusuhan yg semula digadang-gadang bakal menjadi satu-satunya lubang untuk bisa masuknya tiga partai tersebut menembus Jawa Timur telah pergi tanpa ada kejelasan kapan dirinya pulang, tiga partai inipun makin poyang-paying tidak karuan ketika lamarannya ditolak oleh Putri Sang Guru Bangsa. Jelas saja sang putri itu menolak, karena ia dari kecil tidak terbiasa didik sebagai biang kerusuhan. Merasa dirinya khawatir tidak bisa menjadi biang Kerusuhan akhirnya ia menolak lamaran tsb.

Main di Dua Kaki

 

HTI makin menjadi-jadi, FPI beringasnya melebihi singa lapar, semua yg tak sepikiran di hajar seolah mereka pemegang otoritas terbesar bahkan memuncaknya demo 212 designnya adalah makar. Berbagai alasan memutar disajikan dgn cara murah dan kasar, lebaran kuda dan sejenisnya disampaikan seorang mantan yg menjadikannya makin rentan bhw dirinya punya peran atas besarnya sebuah ormas yg kelak bisa memalak negeri yg kita cintai.

PAN, Zulkifli dan Blunder

 

Sayangnya, Amien Rais yang dipakai ikon, bukan makin tua makin abadi, melainkan makin tua makin keladi. Dan dia biangnya. Hanya karena mis-leading dengan Jokowi, dia kini sangat tergantung pada Prabowo. Dengan itulah ia bisa bermain aman.

Sementara Zulkifli Hasan, ketua umum PAN sekaligus besan Amien Rais, bukan politikus piawai dan santun. Bukan dalam kata-katanya yang halus dan sopan, tapi etika kepolitikan dan sensibilitasnya masih rendah.

Bagiku, Amien Rais itu Oportunis Sejati

Ilustrasi

Saat dia maju Pilpres di th 2004 berpasangan dengan pak Siswono YH, saya juga nyumbang banyak spanduk dan kaos, bukan karena saya simpatisan PAN, tapi lebih karena rasa simpati saya kepada Amin Rais.

Di mataku, Amin Rais memang memiliki keberanian untuk "berbeda" sekaligus mengambil resikonya. Panggung tertinggi dia di karir politik adalah sebagai Ketua MPR periode 1999 - 2004.

Amien Rais Khotbah Salat Idul Adha Malah Berpesan Jangan Pilih Ahok

REDAKSIINDONESIA-Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional, Amien Rais menjadi khatib shalat Idul Adha di Masjid Rumah Sakit Islam Sukapura, Jakarta Utara, Senin (12/9/2016). Dalam khotbahnya, Amien turut menyinggung soal Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 yang tahapannya sebentar lagi akan dimulai.

Pages