palu arit

Hentikan Paranoid, Rusunawa Masih Lebih Pelik Ketimbang Palu Arit

Ilustrasi

Oleh Ryo Kusumo

Sebuah negeri yang paranoid, ya Indonesia. Negeri yang secara demografi cocokologi berada dalam zona rentan bahaya laten “ke-baperan” dan “ke-sensitifan”, baru beberapa waktu yang lalu ketika tulisan soal cadar muncul akibat keresahan mengenai persoalan tutup aurat yang begitu sensitif, hingga menimbulkan polemik paranoia terorisme, lalu HTI, dan yang paling cetar membahana ya tentu paranoia terhadap WNI keturunan untuk calon Gubernur DKI.

Lebih Asyik Bicarakan Mantan Daripada PKI

Ilustrasi

Oleh Ryo Kusumo

“Sejarah ditulis oleh Pemenang”

Itulah yang terjadi di Indonesia ketika kami-kami ini yang dulu masih duduk manis di sekolah dasar, harus bersiap sambil bawa cemilan untuk bergadang malam setiap tanggal 30 September tiba, itulah previlege kami sebagai anak kecil, yang dilarang keras nonton "adegan berdarah" oleh bapak ibu kami, bahkan film Barry Prima sekalipun. Tapi soal film G30S, justru kami di wajibkan memelototi satu persatu pisau "gerwani" dalam mengiris para Jenderal yang ditangkap. Ah, adegan berdarah yang mengasyikan dulu.

Pages