Otoriter

Kicauan Sumbang Burung Cendana

Ilustrasi

Sekarang para burung-burung di pohon Cendana mencoba kembali berkicau dengan nada-nada yang sumbang. Seolah-olah hidup di jaman bapaknya adalah sesuatu yang nyaman dan pantas untuk dikenang. Mencoba menarik pengikut milenial yang tidak tahu apa-apa dengan mengatakan kalau kembali seperti dulu hidup kita akan senang. Apa mereka mau tahu, kalau dahulu jika berani menentang artinya nyawa akan melayang.

Jejak Kelam Orde Baru

Ilustrasi

- Orang2 yang mengkritik pemerintah tiba2 ngilang tanpa kabar beritanya lagi...
- Aktifis2 diculikin ga ketauan jejaknya lagi...
- Freeport... Chevron... Blok Mahakam dll bakal dikuasai lagi ma asing...
- 'Uang saku' berkedok subsidi rakyat buat mafia2 kembali marak dan mafia2 kembali bersorak kegirangan...
- Uang jajan bertopeng bansos kembali bikin ormas2 memperkaya diri sendiri dan kelompoknya...

Mengingat Kembali Kekejaman Rezim Orba

Ilustrasi

Banyak orang memiliki tanah kemudian direbut paksa, jika menolak dianiaya bahkan dibunuhnya. Banyak perempuan cantik dihamili dan ditinggalkannya. Banyak seniman dicekal dan diasingkannya. Banyak mahasiswa kritis di luar negeri dicabut paspornya hingga tak dapat kembali ke tanah airnya. Banyak media massa ternama dibredel, dicabut SIUP nya. Banyak vila-vila dibangun di puncak tanpa menghiraukan izin hingga mengakibatkan banjir dimana-mana. Banyak orang kelaparan hingga busung perutnya.

Harta Kekayaan Daripada Soeharto

Ilustrasi

Dari hasil investigasi, yayasan2 itu disebut memiliki kekayaan senilai Rp4 triliun. Sementara Soeharto sendiri disebut mempunyai 72 rekening dengan nilai deposito sebesar Rp24 miliar, Rp23 miliar tersimpan di rekening BCA. Tak hanya itu, 400.000 hektare tanah juga diketahui dimiliki keluarga Cendana, baik bersertifikat atau tidak.

Bacalah Para Pemuja Prabowo

Ilustrasi

Bagaimana dengan pendukung Prabowo? Mereka sebenarnya tidak kenal betul siapa Prabowo, tapi kalau berdebat soal capres seperti merasa kenal betul. Yakin sekali kalau Prabowo tidak ada salahnya sama sekali. Setiap kebrengsekan Fadli Zon sebagai politikus gedung Senayan yang sudah banyak dan jelas pun jadi dianggap ga perlu dikritik atau dipersoalkan hanya karena dia orang dekat sekaligus kader kesayangan Prabowo sehingga setiap berbuat salah tdk pernah ada herita mendapat teguran atau sanksi dari Prabowo.

Prof Mahfudz Kuliti Bobroknya Orde Baru

Ilustrasi

Jadi... Kalau ingin melihat INDONESIA MAJU, marlahi kita semua mulai CERDAS & BERSATU, memilih Pemimpin dengan HATI NURANI dan PRESTASINYA, bukan omongan profokatornya. GUSTI ORA SARE!

Ada 3 langkah awal penting yang harus kita perhatikan dalam memilih seorang Pemimpin (Pilkada 2018 & Pilpres 2019), sbb :

Fadli Zon Lupa Represifnya Rezim Soeharto

Ilustrasi

Pasca reformasi lumayan tapi yg dihukum krn kasus penghinaan terhadap presiden bukan ujug2 muncul di era Jokowi. Era pepo berkuasa pun sudah ada yg dihukum karena kasus penghinaan terhadap Presiden.

Seperinya si zonk memang kena penyakit buntalispikunomen. Penyakit akibat virus wowokalasisdipilpreceae
Penyakit yg jika dibiarkan akan berubah menjadi otakinosis dipantatiphus.

Pages