Ormas

Perppu Untuk Kemaslahatan Indonesia

Ilustrasi

Pelaku bughot disebut sebagai 'baghin' yang dalam bahasa Indonesia bisa diterjemahkan dengan pelacur (agama). Kenapa? Karena dalam sejarah Islam para pelaku makar memang selalu menggunakan agama sebagai kedok dan senjata, ego keislaman sebagai spirit gerakan dan kebencian atas nama agama sebagai semangat melakukan perlawanan.

Menunggu Back Up NU dan Muhammadiyah Lawan Gerakan Intoleran

Ilustrasi

Dalam hal ini, model penguasaan mesjid (beserta pengurusnya) mulai masif dilakukan saat Soeharto tumbang. Saya melihat para pemuka agama yang moderat, yang mengkampanyekan pentingnya akhlak dan pendidikan yang inklusif, kalah agresif.

(Otokritik untuk PB NU setelah era Gus Dur yang melihat situasi umat terlihat baek2 saja)

Rekomendasi Untuk Menkopolhukam Tangani Kelompok Radikal

Ilustrasi

Misal, kata Republik Indonesia sdah ditulis oleh ulama Aceh tahun 1871 dengan Jumhuriyah Indonesiyah sblum Tan Malaka menulis "Republik Indonesia" tahun 1925.

Pada tahun 1871 Seorang ulama Acer bernama Syekh Ibrahim bin Husain Buengcala (Kuto Baro, Aceh), telah menulis nubuatan kapan "Jumhuriyah Indonesia" akan merdeka.

Ilusi Negara Khilafah

Ilustrasi

Sekarang HT mau pilih mana? Bentuk syûra zaman now adalah demokrasi parlementer. Rekrutmen kepemimpinannya melalui pemilu. Kalau menolak pemilu, terus cara mengangkat Khalîfah-nya bagaimana? Apa para pemimpin negara-negara Islam itu mau berunding dan kemudian demi Khilâfah mereka rela ‘turun kelas’ menjadi Amîr atau gubernur dan mengangkat Khalîfah sebagai pemimpin tertinggi? Mana mungkin!

Strategi Dakwah Islam Rahmatan Lil Alamin di Media Sosial dan Melawan Radikalisme

Ilustrasi

Yang intinya, metode dan cara penyampaian benar-benar harus diperhatikan, bahkan diprioritaskan daripada soal materi (الطريقة أهم من المادة) Salah satu strategi jitu kelompok radikal menggunakan modus propaganda minus materi.

Pancasila itu Islam; Upaya melawan Eggi Sujana

Ilustrasi

ES memang pandai menyimpan (meracik, mengakal-akali) 'keresahan' kelompok Ormas Islam radikal dengan berbalik menyerang Pemerintah dan kelompok Ormas moderat hanya dengan modal kata-kata dan retorika. Saya ingin menegaskan bahwa Pancasila itu adalah Islam, Pancasila itu Konghucu, Pancasila itu Hindu, Pancasila itu Budha, Pancasila itu keberagaman (pluralitas).

Pages