NU

Menurut HTI, Islam Nusantara Itu Racun

ilustrasi

"Konsep Islam Nusantara sering dinisbatkan kepada Walisongo. Namun, itu hanya kedok untuk menutupi wajah sekularnya. Tampak dari luar indah, padahal faktanya memasukkan nilai-nilai Barat seperti moderat, inklusif dan pluralis yang dihiasi dengan kata damai dan toleran. Ini sangat kental dengan aroma liberal. Itu racun peradaban Barat yang sengaja disuntikan pada umat Islam. Semangat Islam Indonesia? juga lahir dari sentimen nasionalisme yang jelas berbahaya. Rasulullah saw.

Hilal Non Hilal

Saya berfikirnya simpel saja, Kalau Muhammadyah memghargai pemerintah sbg ulil amri yg diakui, kenapa selalu menyampaikan pengumuman lbh dahulu, kesannya Muhammadyah lebih pinter atau gak nurut pemerintah. Bila mau sedikit tawadhuk, kenapa gak gantian saya, tahun genap pakai cara Hisab, tahun ganjil pakai Hilal, shg pemerintah tinggal mengumumkan saja, gak usah tiap tahun ngasi pengumuman yg ada anggota DPR, MUI, ntar lagi DPD minta hadir, FPI minta hadir.

Shalawat Nariyah Selamatkan Mahasiswi dari Jeratan Salafi

ilustrasi

Dari sini, tuntutan terus meningkat ke arah penggunaan cadar dengan alasan wajah perempuan adalah aurat sehingga tidak boleh diperlihatkan kepada laki-laki lain. Dian akhirnya memakai cadar.

Ada peristiwa kecil yang membuat Dian akhirnya memutuskan keluar dari kelompok salafi wahabi. Sambil menerawang dan menahan sisa-sisa kegeraman, dia mengisahkan:

Yakin Itu Namanya Ijtima Ulama?

ilustrasi

Tapi beda lagi, dengan 'Ijtima' Ulama' yang kemunculannya sejak awal selalu ramai dan sebentar lagi akan digelar kembali. Bedanya adalah, kalau di NU yang bisa nashrif, baca kitab gundul, alfiyahnya juga nglothok tak selalu bisa jadi peserta ijtima'. Karena tidak semua orang yang berkemampuan itu sudah memiliki hak untuk berijtihad. Paling banter-bantere hanya bisa menjadi mustami' alias pendengar.

Suara Ormas Islam Dalam Pilpres 2019

ilustrasi

KE MANA SUARA ORMAS ISLAM?

Suara dua ormas Islam besar NU dan Muhammadiyah seperti biasa berada di dua kubu. Menurut survei Denny JA:
- NU Jokowi 55%, Prabowo 44% (artinya Maruf Amin sebagai cawapres pun tidak mampu menarik gerbong NU)
- Muhammadiyah 50%, Prabowo 49% 
- Alumni 212 Jokowi 4,7%, Prabowo 97% 
- FPI Jokowi 2,4%, Prabowo 97%

Pages