NU

Ada Yang Coba Busukkan NU

Ilustrasi

Saya merasa senang, Savic Ali creator dan "idealog" NU Online, Nutizen dan Islami.Co pada kegiatan temu penulis keislaman yang diadakan kemarin, terkonfirmasi mempunyai pemahaman yang sama.

Saya optimis ada orang-orang yang mempunyai idealisme dan kerja nyata untuk memberi pemahaman yang benar tentang NU dan bagaimana menjadi NU kepada generasi muda Nadhiyin.

Benahi Acara Keagamaan Di Lembaga Penyiaran Publik

Ilustrasi

Kejadian ini membuktikan bahwa tidak semua ustadz/ustadzah yang muncul di televisi kapasitas keilmuannya layak disebut ustadz/ustadzah. Masyarakat harus tahu mana yang benar-benar ahli agama dan bukan. Demikian pula pihak televisi meminta daftar ustadz/ustadzah ke Ormas Muhammadiyah atau NU yang pasti tidak akan sembarangan menyodorkan nama.

Ilusi Negara Khilafah

Ilustrasi

Sekarang HT mau pilih mana? Bentuk syûra zaman now adalah demokrasi parlementer. Rekrutmen kepemimpinannya melalui pemilu. Kalau menolak pemilu, terus cara mengangkat Khalîfah-nya bagaimana? Apa para pemimpin negara-negara Islam itu mau berunding dan kemudian demi Khilâfah mereka rela ‘turun kelas’ menjadi Amîr atau gubernur dan mengangkat Khalîfah sebagai pemimpin tertinggi? Mana mungkin!

Selamatkan NU

 

Penyebaran berita-berita hoax yang sangat merugikan kelompok-kelompok Nasionalis Moderat Religius seperti adanya peredaran surat palsu yang beredar di masyarakat, dan yang menggunakan nama Fatayat NU Bandung Barat tsb., harus segera dilaporkan ke polisi untuk diburu dan ditemukan siapa pelakunya. Ia harus dimintai pertanggung jawaban di depan hukum agar kejadian serupa bahkan yang lebih besar persoalan dan akibatnya tidak terjadi lagi.

Laporkan Pemfitnah Fatayat NU Bandung Barat

Ilustrasi

Pilkada serentak tak lama lagi akan dimulai, politisi oportunis yang berkolaborasi dengan kaum fundamentalis radikalis akan mengulangi lagi kesuksesannya untuk memenangkan Pilkada dengan cara mengeksploitasi isue-isue SARA. Dan Jawa Barat yang secara kultur dan sejarah pilitiknya mempunyai banyak basis-basis pendukung Islam Garis Keras, seperti sisa-sisa pengikut dan keturunan DI/TII, akan mudah sekali tersulut kemarahannya oleh isue-isue SARA tsb.

Ghiroh Sableng 212

Ilustrasi

Agenda alumni 212 ini sudah bukan lagi soal penista agama, bela islam atau selamatkan jakarta dari pemimpin kafir, melainkan sudah pindah kiblat ke pilpres 2019 mendatang, namun tetap dalam bungkus yang sama yaitu AGAMA, karena cara ini paling ampuh untuk membodohi orang awam khususnya umat islam dengan bumbu jihad dan iming-iming syurga, seperti yang di katakan ibnu rusdy "JIKA KAMU INGIN MENGUASAI ORANG BODOH BUNGKUSLAH KEBATHILAN DENGAN AGAMA".

Pages