non muslim

Gubernur Pribumi Kudet

Ilustrasi

Bahkan di TNI Angkatan Laut, ada seorang Laksamana keturunan Tionghoa yg diakui keberaniannya. Menurut kesaksian Jenderal Besar AH Nasution pada 1988, prestasi John Lie tiada taranya di Angkatan Laut” karena dia adalah ”panglima armada (TNI AL) pada puncak-puncak krisis eksistensi Republik”, yakni dalam operasi-operasi menumpas kelompok separatis Republik Maluku Selatan, Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia, dan Perjuangan Rakyat Semesta.

Masyarakat Beradab

Ilustrasi

Apakah masalahnya selesai. Belum. Tak berapa lama datang Polisi, mendatangi pegawai restoran. Dan tak berapa lama Polisi bersama satpam mendatangi meja makan saya. Menuru polisi ada laporan dari pengunjung restoran bahwa saya diperlaukan rasis dan tidak menghormati agama saya. Belum sempat saya jawab, orang yang duduk disebelah saya mengiyakan dan dia yang lapor. Manager restoran nampak takut sekali. Karena ancamanya bisa ditutup restoran itu kalau mereka melakukan rasis karena perbedaan agama atau warna kulit.

Waspadai Gerakan Kelompok Islam Sontoloyo

Mereka sejatinya adalah para "penumpang gelap" kapal bernama Indonesia ini.

Sejatinya, mereka adalah gerombolan ormas "upil-kere" atau, meminjam istilah Bung Karno, "Islam sontoloyo" yang memanfaatkan keluguan massa Muslim dan jamaah Mamat-Mimin.

Sebenarnya, mereka mempropagandakan itu untuk mengeruk keuntungan bagi kelompok Islamnya saja, bukan bagi kepentingan umat Islam Indonesia pada umumnya.

Ulah Komikus Wahabi Indonesia Karier Komikus Indonesia Terancam Seret

Ilustrasi

Selain itu, tindakannya bukan hanya berpotensi menyulitkan penciller lain bakal kesulitan cari “pekerjaan” di dunia internasional tetapi bisa menimbulkan Islam Phobia. Beberapa pihak sepertinya mulai kesulitan seperti akun twitter @LaeEnrich yang menulis “jadi slain yg apply kerjaan ilustrasi terkait X-Men ditolak krn isu QS551-212, kontrak freelancer dr Indonesia di freeze (dibekukan)”. Sayangnya tidak disebut ada berapa yang mengalaminya.

Dan Tuhan pun Ikut Pilkada

Ilustrasi

Saya perhatikan memang hanya sejumlah (ingat: SEJUMLAH) "ustad ngeles", serta tokoh agama yang nyambi jadi politisi dan politisi yang berlagak seperti agamawan di Jakarta (dan sekitarnya) saja yang hobi gembar-gembor melarang kaum Muslim memilih paslon non-Muslim (Ahok) sambil menakut-nakuti dengan dalil ini-itu, fatwa ini-itu. Karena Jakarta, mereka jadi berisik.

Indonesia Bukan Darul Harb , Bersikap Baik Kepada Non Muslim Itu Wajib

REDAKSIINDONESIA-Kalangan muslim garis keras kerap menyatakan bahwa Indonesia berada dalam kondisi Darul Harb (kondisi perang) belum berpindah ke Darussalam (kondisi damai). Tentu saja ini berbahaya, karena dalam kondisi ini menganalogikan bahwa islam hari ini disamakan dengan zaman Rasulullah sebelum masa hijrah ke Madinah,ketika relasi umat islam dengan non-muslim belum terbentuk dan cenderung bermusuhan.

Pages