new normal

Apakah Orang Sehat Perlu Takut Corona?

Dalam video ini Pot berusaha menjelaskan bahwa Covid-19 tetap memiliki bahaya bagi orang sehat meskipun bahaya tersebut tidak terlalu besar. Covid-19 di Indonesia memiliki angka kematian 0,4% bagi orang sehat : artinya jika ada 1.000 orang sehat tertular Covid-19 maka yang mengalami fatalitas atau kematian kurang-lebih 4 orang.

Bila dibandingkan infuenza/flu biasa memiliki angka kematian 0,1% yang artinya jika 1.000 orang terinfeksi flu kemungkinan satu orang fatal/meninggal dunia.

Dilema New Normal

Kita sudah belajar hampir 4 bulan menghadapi virus ini, sudah tau bahayanya, sudah ngerti cara menghindarnya, sudah tau mencegahnya, sehingga dgn itu negara harus melepas kemandirian warga, agar menjaga diri semandiri mungkin dan tidak perlu teriak lagi bahwa tidak perlu takut Corona, karena yg ngeyel pasti di papar. Dan ingat bgt kita kena dan dirawat disanalah kita ikut menguras dana negara yg luar biasa. Berhati2lah utk diri, dan sekaligus menghemat uang negara.

Jawa Barat Provinsi Pertama Terapkan New Normal: Bravo!

Keputusan penerapan AKB ini diklaim berdasarkan kajian ilmiah, mengacu pada data di lapangan juga kesiapan sistem pengendalian pandemic Covid-19 di Jawa Barat, provinsi dengan jumlah penduduk terpadat di Indonesia. Penulis salut kepada kang Emil, karena pada awal pandemi Covid, Jabar merupakan provinsi terbanyak kedua penduduknya yg terpapar Covid-19 setelah DKI Jakarta.

Gubernur Ridwan Kamil menyebutkan, ada sembilan indikator yang harus diukur untuk memutuskan penerapan AKB ini,yaitu : 

Apa Yang Ditakutkan Dari New Normal?

Itulah kodrat manusia, selalu punya cara membuat penyesuaian terhadap apapun yang menimpanya. Selalu ada hal baru yang harus dilaluinya meski kadang tak ingin.

Demikian pula ajakan Presiden Jokowi untuk kita pahami tentang makna bahwa hidup kita berubah sejak Covid-19 ini.

Hari-hari kita sudah tidak sama lagi seperti kemarin. Ada kebiasaan yang tiba-tiba harus kita buang karena sudah tak sesuai lagi.

Presiden mengajak bagaimana kita kembali bekerja dan beraktifitas namun ada hal-hal yang harus banyak kita rubah dalam keseharian kita.

Apakah sulit?

Tags: 

Dengan Data, Tak Ada Simalakama: Kembali Normal Adalah Pilihan Logis

Apa artinya? "Covid", atau apapun namanya virus yang ada di Indonesia itu sangat tidak signifikan mempengaruhi tingkat kematian di Indonesia. 

Pertanyaanya adalah, bagaimana negara harus menyikapinya? Negara tentu harus melihat dalam konteks makro. Jangan terjebak drama individu. Layakkah negara mengambil kebijakan terhadap satu penyakit yang punya pengaruh sangat kecil atau tidak signifikan terhadap angka kematian di Indonesia dengan cara yang:

Tentang New Normal

Lalu pandemi datang, dan entah kenapa, ia bagi saya seperti dikirim oleh alam untuk kembali menyeimbangkan apa-apa yang telah berlebihan. Ini bukan berarti saya tak berduka dengan banyaknya korban. Tetapi pandemi ini membuat kita harus banyak mereview kembali tata nilai dan kebiasaan-kebiasaan yang kita lakukan selama ini.

Kebiasaan Baru yang Lama

Mungkin banyak juga yang ngerti, kita hidup di dunia ini bersama bakteri, jamur, virus, dan entah apalagi jasad renik yang terlihat dan tidak. Ada yang bermanfaat, ada yang bagai kadrun. Dulu ada penyakit ini-itu, karena belum tahu cara mengatasi, ada yang dipasung, dikarantina, atau dikucilkan. Kita bisa baca bagaimana wabah pes, sampar, lepra. Akhirnya bisa diatasi juga. 

Pages