Natal

Capres Jogetan

Ilustrasi

Sejauh ini tim Jokowi sudah melakukan "tes pasar" dengan membiarkan sang petahana menyebut Sontoloyo dan Genderuwo. Dan daya hantam nya ternyata cukup manjur. Dua kata itu dipakai khalayak medsos untuk menyebut pernyataan dan kelakuan kubu Prabowo yang aneh-aneh. 
Nampaknya jika tidak kepepet banget, tidak ada kata kunci lain yang dikeluarkan untuk mengkonter isu-isu pihak lawan.

Viral, Prabowo Joget Di Natalan Keluarga

Ilustrasi

Kenapa saya bilang jangan dipaksa, untuk pengucapan beberapa kalimat salam serta nama besar kanjeng nabi saja Dia salah. Wudhu saja dari sebelah kiri dulu, serta jadi Imam Shalat saja tidak sanggup.

Berhentilah mempolitisasi Agama, sebaiknya paparkan visi & misi serta program2 yang jelas agar rakyat bisa menilai, menimbang, dan membandingkannya apakah layak untuk di pilih atau tidak.

Saat Perempuan Berhijab Ikut Misa Natal

Ilustrasi

Pertama, saya sedang memecahkan lapisan bernama frame biased di kepala saya. Suatu norma kuat yang entah kapan terbentuk di kepala saya, yang membuat melangkahkan kaki ke misa Natal ibarat menceburkan diri ke tengah laut. Padahal bukan itu keyakinan saya. Suster dan pastor menyapa, senang ya mbak bisa ikut misa. Mungkin saya juga sedang memecahkan frame biased di banyak kepala lain.

Khilafah Masih Jauh

Ilustrasi

Tapi saya cukup lega, melihat Prabowo masih berbaur dengan keluarga besarnya yang nasrani. Masih merayakan Natal bersama, masih mau mengucapkan Selamat Natal disaat para pendukungnya menganggap hal itu sebagai sesuatu yang haram. Itu bukti bahwa Prabowo punya toleransi. Jauh didasar hatinya mungkin dia masih punya rasa kasih, dan rasa cintanya kepada Pancasila tetap terjaga.

Pages