muhammad ilham fadli

Berdamai dengan Covid-19?

Beberapa hari yang lalu, WHO melalui salah seorang pimpinannya mengatakan bahwa Wabah Virus Corona (Covid 19) akan tetap ada dalam waktu yang cukup lama. Vaksin anti virus diasumsikan belum bisa digunakan dalam waktu dekat. Vaksin menjadi satu-satunya jalan keluar menghadapi virus ini. Tapi menemukan dan memproduksinya, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Butuh riset berkelanjutan secara intensif. Butuh uji coba berkala hingga akhirnya dianggap layak.

Arab Saudi

Dilihat dari sudut yang tidak elok. Sering di pandang sinis. Ditertawakan (kadang-kadang, saya juga melakukan hal ini). Hati saya terkadang merasa sedih ketika kata-kata untuk menujukkan sebuah kebodohan, justru diambil dari binatang yang identik dengan daerah ini, "dasar, kaum onta !". Mengapa "onta" dipandang sinis ?. Mengapa justru "pinguin, kangguru, panda, dan kelinci serta buah apel yang sumbing sedikit", justru dipandang "ceria" ?. Apa mau dikata, setiap orang berhak untuk memberikan pendapat atas apa yang berlaku di daerah tersebut.

Dekati, Bukan Dibenci

Saya jawab, “tidak ..... tidak sama sekali. Dari kecil saya dikondisikan oleh orang tua saya mencintai PPP. PPP partai Islam. Golkar partai yang tidak memperjuagkan Islam. Orang Islam mayoritas di Indonesia, maka sudah sepantasnya kita memperjuangkan partai Islam”.

“Memangnya Golkar tidak memperjuangkan Islam”, kata dosen senior ini, yang waktu itu belum Profesor.

Mata Sipit

 

Asvi Warman Adam (2010) dengan tegas mengkritisi penghilangan kontribusi etnik Tionghoa dalam layar sejarah bangsa ini. Sejarah etnik Tionghoa di Indonesia bukan hanya berkutat pada sejarah "candu" yang selama ini sering di-blowup. Selama ini hanya diajarkan bahwa "pembentuk" sejarah dan budaya bangsa ini hanyalah budaya India (Hindu-Budha), Arab (Islam) dan Eropa (Kristen) yang mempengaruhi budaya lokal.

Saya Tak Punya Waktu Membenci Soekarno

 

Muhammad Roem (dan sahabat-sahabatnya yang lain), bukan hanya seorang tokoh sejarah, tapi lebih dari itu – ia adalah seorang yang berbudi, demikian kata George Mc Turnan Kahin. Ketika ia wafat di Jakarta, September 1983 dalam umur 75 tahun, ratusan orang melayat. Kematiannya, kata Goenawan Moehammad (1999), meninggalkan sebuah saksi perjalanan sejarah demikian panjang dan penuh.

Jualan Politik Orde Baru

Dengan riang, saya pulang ke rumah. Sekitar 1 kilometer jarak kedai tempat ayah saya menjahit dengan gubuk kami.

Umak kemudian mengambil "kambuik". Tas dari daun rumbia. Pergi ke pasar dengan ditemani adik-adik saya. Beberapa jam kemudian, Umak pulang. Saya yang menunggu di dekat jenjang rumah, bergegas membantu menurunkan belanjaan dari becak.

Game of Thrones

"Nampak .... kan, Pidato Jokowi tentang Game of Thrones dalam IMF-World di Bali tersebut merefleksikan bagaimana kualitas Presiden kamu itu .... hahahahahaha !", katanya kembali pada saya. 

"Memangnya ente pernah menonton film itu ?", tanya saya padanya. 

"Setelah orang geger tentang film tersebut, saya download filmnya ... saya tonton ... dan itulah hasilnya sebagaimana yang saya sampaikan kepada anda !", jawabnya lagi. 

Pages