miskin

Keadilan

Oleh: Erizeli Bandaro
 

Seorang pria, kurus dan bingung di ruang tamu tanpa perabotan. Istrinya terus ngomong dan kadang histeris ketika di timpalinya. Anaknya terus merengek dalam pelukan ibunya karena sakit. Pemilik kontrakan sudah memberi ancaman yang ketiga kali. Tidak bayar sewa, keluar. Pria itu menatap nanar ke sekelilingnya. Dia kehilangan akal untuk menenangkan istrinya. Kehilangan kekuatan bicara tentang sabar ketika dapur sejak kemarin tidak mengepul, anak sakit yang tak bisa di bawa kerumah sakit, rumah kontrakan yang nunggak tiga bulan.

Pages