mesir

Dan Tuhan pun Ikut Pilkada

Ilustrasi

Saya perhatikan memang hanya sejumlah (ingat: SEJUMLAH) "ustad ngeles", serta tokoh agama yang nyambi jadi politisi dan politisi yang berlagak seperti agamawan di Jakarta (dan sekitarnya) saja yang hobi gembar-gembor melarang kaum Muslim memilih paslon non-Muslim (Ahok) sambil menakut-nakuti dengan dalil ini-itu, fatwa ini-itu. Karena Jakarta, mereka jadi berisik.

Ikhwanul Muslimin di Seberang Jendela

Oleh: Denny Siregar

 

Untuk memahami kudeta yang terlalu "cepat keluar" di Turki, kita harus flash back dulu ke Mesir.

Mesir tahun 2011, diguncang demonstrasi massa besar yang menjatuhkan Hosni Mubarak. Demonstrasi ini dipimpin oleh kelompok Ikhwanul Muslimin sebagai oposisi terbesar, yg berada di Partai Kebebasan.

Sesudah jatuhnya Mubarak, maka pemilu diadakan di Mesir yang memenangkan Mohammed Mursy, capres dari Ikhwanul Muslimin dengan total perolehan suara 50℅ lebih.

Pages