menkeu

Mendebat Logika RR Soal Tambahan Dana Saat Dolar Melemah

Ilustrasi

Penjelasan Menkeu SMI di DPR adalah dalam konteks APBN 2018 (karena agenda pembahasan rapat kerja memang mengenai outlook APBN 2018), yaitu penjelasan mengenai sensitivitas asumsi makro nilai tukar dan harga minyak terhadap APBN. Depresiasi rupiah dan kenaikan harga minyak akan berkontribusi terhadap penerimaan negara baik dari migas maupun penerimaan non pajak. Depresiasi juga menambah belanja dalam bentuk subsidi BBM, listrik dan belanja pembayaran kewajiban yang menggunakan mata uang asing.

Penghargaan Di Tengah Gangguan

 

Prestasi Jokowi ditengah tekanan orang2 yg punya kepentingan cari makan, hujatan tak sopan tanpa alasan, serta perbuatan setan tdk menyurutkannya utk terus melaju memperbaiki kebobrokan yg diterimanya dari pejabat2 sebelumnya. Dengan diamnya dia berjalan pasti, dengan tekadnya membuat Indonesia menuju kemandirian sebuah negeri bisa diwujudkan, dan insyaallah berpengharapan dimasa depan.

IHSG Menghijau dan Rupiah Perkasa Karena UU "Tax Amnesty"

REDAKSIINDONESIA-Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengklaim pengesahan Undang-Undang Pengampunan Pajak atau tax amnesty pada Juni 2016 lalu membawa dampak postif terhadap pasar keuangan Indonesia.

Hal itu diungkapkan Menkeu saat memberikan penjelasan di sidang uji materil UU Pengampunan Pajak di Mahkamah Konstitusi (MK).

Penjelasan Sri Mulyani tentang Asumsi Pertumbuhan Ekonomi 5,1% di Tahun 2017

REDAKSIINDONESIA-Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dengan pemerintah membuat kesepakatan mengejutkan soal asumsi pertumbuhan ekonomi tahun depan. Asumsi yang disepakati adalah 5,1% atau lebih rendah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2016 yang sebesar 5,2%.

Bila dirunut sedikit ke belakang, ketika pengajukan RAPBN 2017, asumsi pertumbuhan ekonomi yang digunakan adalah 5,3%. Ini sejalan dengan rentang yang disepakati sebelumnya antara pemerintah dan DPR dalam pembahasan kerangka asumsi makro dan pokok kebijakan fiskal 2017.

Alasan Penghematan Keuangan Negara

REDAKSIINDONESIA-Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, menyatakan, penghematan anggaran dan belanja negara merupakan upaya untuk mengembalikan neraca keuangan negara yang lebih realistis.

Di hadapan Komisi XI DPR, Sri Mulyani mengatakan, sedang terjadi kondisi stagnasi sekuler pada perekonomian global. Bahkan, di beberapa tahun terakhir, lembaga-lembaga dunia selalu merevisi pertumbuhan ekonomi dunia ke bawah, akibat kondisi itu. Secara riil, kata dia, terjadi ekses suplai barang dan jasa, sementara permintaan tetap tak bisa terangkat.

Harapan Ekonomi Indonesia di Bawah Sri Mulyani

Oleh : Delly Ferdian

Dengan tegas Sri Mulyani mengatakan bahwa target APBN 2016 terlalu optimistis, sehingga beliau memastikan bahwa target penerimaan pajak tahun ini tidak akan tercapai. Menjadi wajar jika Sri Mulyani melakukan pemangkasan anggaran terutama anggaran yang akan ditransfer ke daerah karena dianggap belum prioritas.

Pemotongan Anggaran

Oleh : Erizeli Jely Bandaro

Kemarin ada yang tanya lewat messenger..

" Pak kenapa SMI potong anggaran APBN ?

" Ya karena penerimaan negara berkurang"

" Berarti Jokowi engga benar kerjanya "

" Bukan begitu. Karena harga komoditi andalan kita harganya jatuh di pasar dunia."

" Apa saja itu ?

" Ya minyak sawit, minyak bumi, bahan tambang, karet dan lain lain. Kalau harga di pasar dunia jatuh tentu penerimaan devisa turun. Penerimaan pajak dan bagi hasil juga berkurang ."

Catat, Tax Amnesty Bukan Perangkap

REDAKSIINDONESIA-Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati meminta warga negara Indonesia tidak perlu takut, khususnya yang akan mengikuti program pengampunan pajak atau tax amnesty. Program tersebut bukanlah perangkap.

"Ini bukanlah apa yang disebut perangkap, atau disebut masuk perangkap baru nanti diobok-obok," tegas Sri Mulyani saat meninggalkan Istana Negara, Jakarta, Jumat (5/8/2016).

Pages