MCA

Menjadi Jihadis Medsos Ala MCA

Ilustrasi

Menghajar grup medsos/website produsen hoax, penyebar kebencian seperti ini jauh lebih hemat energi ketimbang harus debat, counter attack, diskusi panas, adu urat dengan para korban hoax, apalagi mengorbankan persaudaraan dan persahabatan. Terlalu sayang... apalagi penyebar hoaks itu sebenarnya adalah korban dari pembuat hoaks. Dosen gaptek, ustadz dan jamaah polos itu hanyalah korban dari ketidaktahuannya. Beritahu dengan sopan, ramah tanpa sedikitpun menyerang wibawanya.

Novel Bamukmin Asal Bicara Di Mata Najwa

Ilustrasi

Semoga yg mereka lakukan bukan instruksi langsung dr struktur partai.. dan semoga bukan karena ketidakmampuan dlm mengurusi internal partai yg sedang “saling tusuk dan berperang” maka dialihkanlah energinya utk tetap menyerang “lawan partainya” menggunakan hoax, fitnah, kebohongan, serta caci maki (sekaligus menutupi Kebobrokan kondisi internal) dengan MENUNGGANGI agama dan orang2 yg sebenarnya punya niat lurus dlm membela agama..

Novel Bamukmin dan Dusta MCA

Ilustrasi

"MCA Tidak Menyebar Hoax"
Itu kata pertama yang ingin saya klarifikasi. Jadi begini cung yang paling bereman sedunia ghaib, kalau MCA tidak menyebar hoax, lalu kenapa setiap kali saya melihat akun-akun MCA, PASTI ada postingan hoax entah tentang PKI, pemerintahan dan lain sebagainya. Ah, mungkin cung Novel sedang bergurau... mari kita tertawa bung ha...ha...ha

The Guardian Sebut MCA Berencana Gulingkan Jokowi

Ilustrasi

Menurut penyelidikan The Guardian, ada ciri khas dari bot yang berasal dari jaringan MCA. Pesan-pesan dirancang untuk menarik simpati umat Islam. Contohnya penindasan muslim di Myanmar dan Palestina dicampur dengan kisah kekerasan di dalam negeri, kebencian terhadap etnis Cina, atau dukungan terhadap tokoh garis keras Indonesia serta seruan protes mereka.

Di Hadapan Tuhan Tak Ada Yang Anonim

Ilustrasi

Dan kita terkejut melihat massif dan terstrukturnya narasi di atas.

Saya ingin menegaskan bahwa apa yang mereka lakukan itu keliru dan salah besar. Tidak benar kita sekarang sedang berperang. Pemerintah tidak memerangi umat Islam. Kita sesama umat Islam tidak sedang berperang di Indonesia ini. Kita tidak pula sedang berperang dengan non-Muslim sesama warga negara Indonesia.

Bersembunyi di Ketiak Umat

 

Kasus mesum yang tersebar di berbagai media dengan chat dan pose nudis itu kasus termasuk kategori kriminal. Ketika seorang penceramah agama dijadikan tersangka karena kasus itu, bukan berarti polisi menjadikan penceramah agama sebagai tersangka. Dia sebagai tersangka karena berbuat mesum. Gak ada hubungannya dengan profesinya sebagai pendakwah.

Dosen Anggota MCA Dipecat dari UII dan UIN Sunan Kalijaga

 
Warga Krajan, Tirtomartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta, itu merupakan salah seorang dari lima orang yang ditangkap Bareskrim terkait jaringan The Family MCA, grup penyebar hoax dengan anggota 177 orang.

Sebelum ditangkap Kepolisian Resor Majalengka, Tara bekerja sebagai dosen bahasa Inggris tidak tetap di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.

Polisi Sebut Beberapa Admin MCA Eks Saracen, Tidak ada Ahoker

Penjelasan Polri ini semakin memperjelas bahwa dugaan pelaku yang menggunakan identitas MCA adalah para hatters Jokowi atau lawan politik Jokowi. Sama seperti yang terjadi pada saat Pilkada Jakarta dimana yang ditangkap adalah Saracen yang kalau ditarik benang merahnya adalah orang yang mendukung Anies-Sandi.

Tags: 

Pages