Mayoritas

PBNU : Mengapa Mayoritas Tak Mau Negara Islam?

Ilustrasi

Sejak Proklamasi Kemerdekaan tahun 1945, cita-cita agung ini telah menjadi satu faktor paling kuat yang mempersatukan Indonesia beserta segenap bangsanya. Sejak kemerdekaan, kami telah menghadapi berbagai kesulitan yang tak terhitung jumlahnya, tapi kami bertahan karena kami punya sesuatu yang agung sebagai alasan untuk tetap bersatu dalam kebersamaan. Yaitu cita-cita akan peradaban mulia ini.

Playing Victim : Mayoritas Merasa Terdzolimi

Ilustrasi

Oh mungkin maksudnya walau muslim yang menjadi penguasa tetapi kebijakannya tidak sesuai Islam bahkan menghambat umat Islam menjalankan ajaran agamanya. Oh ya? Adakah shalat dilarang? Atau masjid diruntuhkan? Apakah muslim dilarang berpuasa Ramadhan? Atau mungkin dilarang berhaji ke Tanah Suci? Nyatanya negeri ini sangat menjamin umat Islam menjalankan hal-hal itu.

Ujian Muslim Sebagai Umat Mayoritas

Ilustrasi

(4). Allah swt akan smkn tidak ridha terhadap sikap arogan muslim ketika dibiarkan mayoritas, yang lama2 akan jauh dari rahmat Allah. Jika Allah sudah tidak mau lagi memberi rahmat kepada kaum muslim, maka azablah yang akan diterima kaum muslim sebagai pengganti rahmat yang sudah2 tapi tidak mau disyukuri. AzabNya bisa saja turun secara bertahap. Mula2 umat islam kita tetap mayoritas tapi mudah terpecah belah.

Uni Emirart Arab, Begini Soal Toleransi

Ilustrasi

Oleh : Sumanto Al Qurtuby

Selain Lebanon dan Qatar yang sudah saya jelaskan sebelumnya, Uni Emirat Arab juga menarik untuk disimak. Jika Lebanon adalah “negara Arab” yang menerapkan mekanisme “power sharing” atau bagi-bagi kekuasaan antarkelompok agama, baik Muslim maupun non-Muslim, dalam sistem politik-pemerintahan, sementara Qatar dikenal dengan julukan negara “Wahabi mederat-liberal” karena sangat terbuka dengan modernisasi dan fleksibel dalam keagamaan, maka Uni Emirat Arab (UEA) cukup populer dengan budaya toleransi agama. 

Pages