Masyumi

4 Murid Kiai Kholil Bangkalan (Cikal Bakal NU, Muhammadiyah, MIAI dan Masyumi)

2. Dua murid yang ke Jombang, 1 dibekali cincin (kakek Cak Nun), 1 lagi KH. Romli (ayah KH. Mustain Romli) dibekali pisang mas.

3. Dua murid yang ke Semarang; Hasyim Asy’ari & Muhammad Darwis, masing-masing diberi kitab untuk dingajikan pada Kyai Soleh Darat.

4. Kyai Soleh Darat adalah ulama terkemuka, ahli nahwu, ahli tafsir, ahli falak. Keluarga besar RA. Kartini mengaji pada beliau. Bahkan atas masukan Kartini-lah, Kyai Soleh Darat menerjemahkan al-Quran ke dalam bahasa Jawa agar bisa dipahami.

Soekarno Pernah Ingin Bubarkan HMI

Ilustrasi

Dialog Soekarno dan Saifuddin Zuhri

Pada suatu pagi aku dipanggil Presiden Soekarno di Istana Merdeka. Aku diterima di serambi belakang. Menjadi kebiasaan presiden sejak di Yogyakarta, tiap pagi antara Pukul 07.00-09.00, untuk menyelenggarakan koffie uurtje atau sejenak minum kopi bersama beberapa orang tamunya, baik yang datang dengan perjanjian maupun tanpa perjanjian.

Pages