masjid

Industrialisasi Dakwah

Ilustrasi

Saya melihat fenomena yang sama terjadi di situs teaching online seperti wiziq dot com. Kalau dulu umumnya para pengajar menyelenggarakan kelas online secara gratis, sekarang rata-rata sudah menetapkan tarif. Publik sudah tidak bisa lagi sign kelas yang diinginkan secara gratis, kecuali harus mendaftar dulu dan mentransfer sekian uang kepada admin.

Rumah Ibadah dan Anak-Anak

 

Jika anak anak disuruh diam, dibentak apalagi dicubit di rumah ibadah karena mereka tidak bersikap manis mendengar kultum sang uztad pujaan, maka itu sama saja kita mengajak hewan peliharaan nonton di bioskop cinemaxx. Dia mengerti kagak, bikin repot kita dan bisa menggangu penonton yang lain

Tujuannya baik, tempat dan acaranya juga baik tapi tidak sesuai porsi si anak. Menyayangi hewan peliharaan baik, mengajaknya bermain baik tapi tidak sesuai dengan dunia mereka

Eep, Masjid dan Pertarungan Terakhir

Proses penghancuran nama baik atau black campaign itu dipergunakan lagi dalam Pilkada Jakarta. Eep meniru taktik yang dipakai musuhnya dalam Pilpres dulu. Kali ini bahkan lebih brutal dan sadis. Rasa kebencian dan permusuhan ditanamkan pada akar paling dalam. Jika Jokowi yang Jawa-muslim saja disebut PKI dan Cina, apalagi Ahok yang memang non muslim-Cina. Sesama muslim bahkan tak mau menyolatkan jenazah saudaranya. Pilkada Jakarta sudah sedemikian gila.

Merampas Rumah Allah

Jadi bukan soal orang mau mensholatkan jenazah atau tidak yang menjadi masalah.

Masalahnya adalah mereka menolak jenazah disholatkan di mesjid atau musholla yang dikuasainya. Jika tidak mau mensholatkan, tidak ada yang memaksa. Tapi menolak jenazah seorang muslim disholatkan di masjid, itu adalah dzalim.

Mesjid adalah rumah Allah yang biasanya dibangun dengan dana umat. Operasionalnya juga menggunakan dana umat.

PBNU dan PP Muhammadiyah Harus Sikapi Masjid Boikot Sholat Jenazah

ilustrasi

Pemasangan spanduk-spanduk ini jelas sudah masuk kategori meresahkan dan mengancam persatuan tidak hanya sesama umat Islam namun juga mengancam NKRI. Peran ustadz, kyai maupun Ulama perlu dievaluasi lagi. Hal-hal semacam ini harusnya cepat direspon oleh mereka karena ini menyangkut pemahaman agama yang sudah keliru.

Ketika Masjid Menyemburkan Api

ilustrasi

Oleh Ali Ridlho

Mungkin, tak hanya sekali, tapi berulang kali saya dihadapkan pada peristiwa yang tidak mengenakkan ini. Tapi mau bagaimana lagi, sebagai jamaah, saya hanya bisa duduk sambil  mendengarkan khotbahnya, meski sebenarnya hati terdalam saya menolaknya.

Umumnya, khotbah salat Jumat mengajak para jamaah agar senantiasa mengingat sekaligus mendekatkan diri terhadap Allah (taqarrub ilallah). Lagi pula, sejatinya masjid adalah rumah ibadah yang mampu memberikan pencerahan baik jiwa maupun pikiran kita.

Pages