masjid

Khutbahmu Bukan Perniagaan Politik

Ilustrasi

Hari hari ini saya menyaksikan pola yang sama bagaimana masjid di tarik dalam ranah pertarungan politik, tempat memfitnah dan alat memecah belah . Dalam beberapa kali khutbah Jum'at di masjid dekat rumah ataupun Masjid dekat tempat kerja saya menyaksikan bagaimana sebuah cacian pada Pemerintah, pada Presiden di lontarkan dengan terbuka. Bahkan ajakan untuk tidak memilih kembali Presiden juga di lontarkan terang-terangan.

Politisasi Masjid, Bukti Gagalnya Muslim Fahami Konsep Iqra

Ilustrasi

Kebenaran ini tidak ditemukan pada maki-makian. Pada olok-olok yang menghinakan.

Lebih memalukan apabila olok-olok ini dilemparkan oleh orang yang selain tidak berilmu dan minim pengetahuan, tetapi sekaligus juga tidak cermat dan teliti. Ngotot dengan pendapatnya sendiri, padahal runtutan diskusi yang terjadi tidak terlebih dahulu diikuti dan dibacanya dengan cermat.

Syahadat Politik

Ilustrasi

Mesjid bukanlah ruang yang pantas untuk melakukan hal itu. Ia tempat ummat menyatukan gerak, langkah dan hati dalam menyembah Allah Rabbal 'Alamin, Tuhan Sang Maha. Ia tak pantas dikotori berbagai prasangka dan niat kepada selain-Nya, apalagi cuma sekedar jargon syahwat politik yang sangat partisan, provokatif dan sementara belaka. Ini berlaku bagi semua kubu politik, disana dan disini, si A atau si B.

Berpolitik Di Masjid Awal Kehancuran Timur Tengah

Umat Islam mempunyai tanggungjawab moral menjawab tantangan ini. Agama memang mempunyai perhatian yang komprehensif atas kehidupan, tapi masjid adalah rumah semua orang beriman (bayt al-mukminin), sehingga selayaknya menjadi pengayom. Sedangkan politik praktis merupakan buah ijtihad yang setiap orang berhak mempunyai putusan sendiri-sendiri, sehingga ijtihad politik sebuah kelompok tidak seyogyanya dipaksakan atas kelompok yang lain di dalam satu masjid.

LTN PBNU Terus Islamkan Suku Asmat

Ilustrasi

Dari perkenalan inilah kemudian Rifa'i diajak suster tersebut pergi ke Merauke. Kendati asli orang Jawa, orang tua si suster tersebut juga memiliki rumah dan tinggal di Merauke. Oleh orang tua suster tersebut, akhirnya Rifa'i diangkat menjadi anak. Dan singkat cerita, di Merauke inilah Rifa'i menyatakan diri sebagai muslim.

Pages