mahar politik

Inilah Prestasi Sandiaga Uno Selain Sebagai Tukang Sogok

Oleh : Stefanus Toni Aka Tante Paku

Lompatan karir Sandiaga Uno termasuk spektakuler, Jokowi saja kalah cepat dalam karir di kancah politiknya itu. Untuk menjadi Presiden Jokowi harus dimulai dari bawah dulu, jadi Walikota kemudian Gubernur baru jadi Presiden. Sementara Sandi yang mulai fokus di dunia politik tahun 2015 itu cukup jadi Wagub DKI Jakarta tidak sampai 2 tahun langsung melesat dicalonkan jadi Cawapres, bukankah itu lompatan karir politik yang cepat?

Lalu apa prestasi Sandiaga Uno yang bisa diingat rakyat Indonesia?

Berebut Memetik Mahar

 

Mungkin begini. Jika sudah dapat surat rekomendasi maka La Nyalla bisa 'menjajakan' surat itu ke banyak pengusaha untuk dimintakan bantuan. Jadi gak perlu keluar duit sendiri. Sementara Prabowo juga ngerti, rekomendasi partai miliknya bukan barang murah. Bayar dulu dong. Dalam kacamata yang lain masalah ini hanya soal siapa memanfaatkan siapa.

Terima Kasih untuk Para Cukong Penyedia Mahar Pilkada

 

Semua hal itu tidak kasad mata, tidak terlihat. Publik hanya bisa melihat apa yg tampak di permukaan. Apalagi tentang keberadaan "Mahar politik" itu benar benar sulit dibuktikan. Juga tidak akan diakui oleh pelaku pelakunya. Tapi berdasar korban, terutama yg gagal, mereka membenarkan adanya "mahar" tersebut. Uang puluhan hingga ratusan milyar itu bukan selalu dari pribadi uang calon, tapi biasanya yg menyediakan dana untuk mahar politik tersebut adalah cukong atau bohir yg berkepentingan langsung dg kebijakan sang pejabat nantinya.

Dipalak Rp 40 M, La Nyalla Ancam Tuntut Prabowo

 

Kendati demikian, La Nyalla belum bisa menjelaskan langkah hukum seperti apa yang akan ditempuhnya. "Nanti kami siapkan," ujarnya.

La Nyalla menceritakan, diberi surat tugas oleh Prabowo pada tanggal 9 Desember 2017 untuk mengumpulkan dukungan partai terkait pencalonan dirinya sebagai bakal calon gubernur. Selain itu, dia juga diminta Prabowo untuk menyiapkan uang saksi untuk seluruh tempat pemungutan suara (TPS) di Jawa Timur sebesar Rp40 miliar.

Merasa Tidak Pungut Mahar Politik, PDIP Tangkis Ahok Lewat Risma

Oleh : Suci Handayani

Seru dan semakin  memanas. Lagi-lagi Gubernur DKI Jakarta Basuki Thahaja Purnama  (Ahok) kembali membuat pusing tujuh keliling. Setelah ia dengan gagah berani memutuskan untuk maju menjadi bakal calon Gubernur DKI Jakarta  dari jalur independen, kali ini ia kembali mengacak-acak  ‘membuka  borok’ parpol   dengan bicara lantang  mengenai ongkos politik yang harus disetor calon kepala daerah kepada partai politik pengusungnya.

Pages