Logika

"Ustadz" Panji Pragiwaksono

Ilustrasi

Apa mau dikata, anak muda zaman kini, memiliki logika sendiri. Mereka hidup dalam abad informasi. Beragam ucapan membanjiri telinga dan hati setiap hari. Dari yang lembut hingga yang keras, tercerna. Mungkin ada di benak mereka, kemuakan tak lagi terbendung, melihat banyaknya suara di kanan kiri yang serba menghakimi. Karena itulah, mereka bereaksi. Biarlah mereka ungkapkan dengan gayanya sendiri.

4 Hasil Debat Di Medsos Bagi Seorang Muslim

Ilustrasi

Ada kalanya pula kita memang tidak mampu menjadikan dia taslim atas pendapat kita, akan tetapi ukhuwah dan persahabatan tetap terjalin dengan baik.

Menurut hemat saya, terutama akhir-akhir ini, yang ketiga ini lebih baik daripada yang kedua. Umat Islam lebih membutuhkan ukhuwwah ketimbang kepentingan pribadi yang bernafsu agar semua umat seperti diri kita.

Kapok

Ilustrasi

Kapok menjadi orang awam menuntut sampeyan untuk menambah ikhtiar demi memahami keadaan. Memihak atau memusuhi secara buta pemain tertentu, bereaksi serta-merta berdasarkan emosi atau logika pendek terhadap suatu peristiwa atau pernyataan tertentu, menelan begitu saja apa yang didengung-dengungkan orang, semua itu adalah kesialan orang awam.

Logika Hadist tentang 72 Bidadari

 

Selain itu ada petunjuk lainnya bernama hadis, atau rekaman perkataan dan perbuatan Nabi Muhammad Saw yang diceritakan kembali dan diceritakan kembali terus oleh beberapa rentetan pencerita. Karena ini berupa cerita dari cerita maka dalam hadis ada derajatnya, ada yang shohih ( diakui kebenarannya ) dan ada yang dhaif ( atau diragukan ).

Masalah tafsir Alquran dan derajat serta tafsir hadis inilah yang sering menjadi perdebatan diantara para ulama terdahulu..

Jokowi Presiden Kesayangan Jonru

Jokowi

Oleh Iwan Iwe

Dalam sebuah adegan di film The Dark Knight, Batman bertanya kepada Joker mengapa dia tidak segera membunuhnya. Joker dengan terkekeh menjawab:

“Tidak. Aku tidak akan membunuhmu. Apa yang akan aku lakukan tanpamu? Kembali membunuh penjahat jalanan? Tidak, tidak, tidak! Tidak. Kehadiranmu melengkapi diriku.”

Logika Sesat Kivlan Zein Tentang PKI

Ilustrasi

Oleh Ioanes Rakhmat

Mayjen Kivlan Zein (purnawirawan) baru saja berkomentar, “Tak akan ada lagi seminar tentang PKI. Kini kami siap memerangi PKI yang sedang tampil gaya baru. Budiman Sudjatmiko, dulu pendiri PRD, memperlihatkan PKI gaya baru lewat program pemberdayaan kawasan pedesaannya. Kita sedang siapkan barisan pembela Pancasila sebagai ideologi garis lurus!” Ada sejumlah sumber berita yang memuat kutipan parafrasis pernyataan KZ itu. Di antaranya, di sini.

Pages