liza novijanti

Mereka Menyebutnya Tol Jokowi

 

walau bergeronjal dan penuh debu, tapi cukup mengasyikkan karena seperti jalur Rally. Paling penting jalur ini tidak dipenuhi pemudik motor, sehingga lebih lancar dan aman.

Walau gelap kami merasa aman, karena di mana2 terlihat polisi berjaga2. Dan ada rest area, yang walaupun darurat tapi lengkap. Termasuk pom bensin darurat.

Antara yang Menerima Vonis Penjara dan yang Kabur

 

Ketika saya menanggapi rekonsiliasi nasional yang didengungkan oleh wan Anies, tiba2 ada yang komen, gantung aja Ahok. Orang yang suka berargumen pakai dalil Islam, kok seperti itu komennya. Belajar Islam dari mana, sampai bisa hatinya sekeras batu, kejam tak berperikemanusiaan seperti itu?

Belajar dari Jepang dalam Berhutang

Oleh: Liza Novijanti
 

Di Indonesia, ketika Pemerintah berhutang, ramenya bukan main, padahal utangnya masih 27% darri PDB, Bandingkan dengan Jepang yang hutangnya 227% dari PDB. Ada yang komentar, beda dong Jepang, utangnya ke rakyatnya sendiri. Ya kalau gitu baguslah, kita contoh Jepang, Mari kita beli SUN, ORI dan Sukuk (SBSN) yang diterbitkan pemerintah, untuk membantu pemerintah menutup defisit APBN dan membiayai pembangunan. Kita tidak akan rugi karena akan mendapat, kupon diskon, bunga atau bagi hasil., tergantung pilihan kita.

PMN, Pemangkasan Dividen dan Setoran Pajak BUMN

Oleh:Liza Novijanti
 

Saya tergelitik dengan status seseorang yang mengatakan bahwa PMN (Penyertaan Modal Negara) pada BUMN terbuang sia2. Yang menyatakan itu menutup mata pada hasil pembangunan yang pesat hampir 2 tahun ini. Sebagai contoh, Untuk ruas jalan saja dalam kepemimpinan Jokowi sudah dibangun 132,5 km (lensaberita) bandingkan dengan SBY yang 10 tahun memerintah hanya 193,09 (detik).

Kekuatan Mafia dan Perlawanannya terhadap Pemerintahan Presiden Jokowi

Oleh: Liza Novijanti
 

Mengapa mafia sulit diberantas? Karena mereka mempunyai sumber dana yang kuat. Darimana dana itu berasal? Dari rakyat. Kok bisa? Ya, karena para mafia itu mendirikan bank untuk menggalang dana segar dalam membiayai beberapa perusahaan di bawah naungannya. Itulah mengapa para mafia yang biasanya konglomerat itu bisa kuat tak tergoyahkan dan menguasai perekonomian Indonesia.

Pemuda, Islam dan Terorisme

Oleh: Liza Novijanti
 

Bom Thamrin, pelakunya rata-rata masih muda. Sedih rasanya, padahal seharusnya, bagi mereka jalan masih panjang. Wahai pemuda di seluruh Indonesia, gunakan akal sehatmu, ketahuilah nyawamu bukanlah milikmu. Apalagi nyawa orang lain. Itu sebabnya dalam Islam, bunuh diri dan membunuh sama-sama masuk dalam katagori dosa besar dan neraka ganjarannya.

Pages