Lawan

Lawan Intoleransi Di Group Whatsapp

Ilustrasi

Kebanyakan hoax, hate speech, dan selalu partisan. Saya menyebut mereka 'jihadisss'. Pakai 3 huruf S. Selalu Sangat Semprul !.

Ndak ngerti empan papan. Waktu, tempat dan situasi. Jihadisss memang tidak kenal waktu, tidak kenal malu, sekaligus tidak kenal logika dan pikiran. Nurut mereka ini jihad tegakkan agama, surga balasannya. Apalah arti teman dan saudara.

Tetap Bersama Jokowi

Ilustrasi

Mereka, para pembenci Jokowi juga menyerang dengan isu-isu yanh dipahami setengah-setengah, misalnya soal Tenaga Kerja Asing (TKA). Tapi alhamdulillah, Jokowi tetap menghadapi tudingan itu dengan sabar melalui Kementerian Tenaga Kerja. Berkali-kali Pemerintah melakukan klarifikasi tapi toh klarifikasi itu tak sampai membuat para oposisi dan pembencinya reda melakukan tuduhan demi tuduhan. Jokowi juga diserang dengan isu utang luar negeri.

Kenapa SARA dan Hoax Muncul Menyerang Jokowi?

Ilustrasi

Dengan begitu mereka tidak membutuhkan hoax di belakang panggung. Itu 2004.

Di Pilpres 2009, persaingan elite terjadi antara SBY, Mega, dan Kalla. Mereka semua elite negara, pemimpin partai besar. Semua partai Islam mendukung SBY, incumbent yang sangat kuat. Kekuatan yang potensial menggunakan SARA sudah terakomodasi pada posisi yang kuat itu. Tidak ada urgensinya mereka bermain hoax SARA.

Mengapa Saya Jadi Target Serangan Kelompok Radikal

Ilustrasi

Saya tidak akan main aman, kalau main aman, saya berpolitik seperti yang lain-lain. Main aman karena takut diserang, dibully, yang mungkin juga main aman dan takut karena punya kesalahan. Bagi saya perjuangan melawan radikalisme dan politisasi agama tidak cukup di luar sistem dan hanya dari pihak masyarakat sipil saja (seperti yg saya lakukan sebelum ini). Perlu dilanjutkan dengan adanya kebijakan dan peran Negara untuk melawan radikalisme ini (selain Negara juga melayani rakyat, mencerdaskan, menciptakan lapan

Pages