Kritis

Masyarakat Indonesia Mudah Ditipu Dan Berpikir Irasional

ilustrasi

Husnudzon atau prasangka baik masyarakat telah disalahgunakan oleh “oknum-oknum” yang mengaku guru agama, ustadz atau ulama. Semua tujuan yang baik ternyata hanya “kelihatannya” saja baik. Sebagian tujuan yang baik itu kadang telah disalah gunakan untuk kepentingan2 tertentu yang tidak berhubungan dg keagamaan, misalnya menjatuhkan lawan politik dengan menggunakan dalil agama. Mengkafir2 kan teman dekat atau saudara sendiri karena berbeda pendapat dsb.

Akal Sakit Rocky Gerung

ilustrasi
4/ Pernyataan RG “kitab suci adalah fiksi” tidak bisa dilepaskan dari kontestasi di atas. Konteks frase itu adalah perdebatan soal “menista” kitab suci, menyusul statemen Ahok beberapa waktu silam. Pertama, ia memberi pseudo-argumen seolah-olah masalah Ahok sekadar masalah interpretasi atas kitab suci, sementara di lapangan lebih kompleks daripada sekadar interpretasi.

Tetap Bersama Jokowi

Ilustrasi

Mereka, para pembenci Jokowi juga menyerang dengan isu-isu yanh dipahami setengah-setengah, misalnya soal Tenaga Kerja Asing (TKA). Tapi alhamdulillah, Jokowi tetap menghadapi tudingan itu dengan sabar melalui Kementerian Tenaga Kerja. Berkali-kali Pemerintah melakukan klarifikasi tapi toh klarifikasi itu tak sampai membuat para oposisi dan pembencinya reda melakukan tuduhan demi tuduhan. Jokowi juga diserang dengan isu utang luar negeri.

Beda Waspada dan Suudzon

Ilustrasi

Wajar jika mereka tidak faham ada kekacauan dan tsunami anggaran di APBD DKI 2018, mulai pembasmi tikus 260 juta, renovasi kolam DPRD 600 jt, sumbangan untuk lembaga tak jelas alamatnya sampai 46 M, belum anggaran lain yang terselubung tak kasat mata.

DKI 1 berpotensi besar menjadi RI 1 2019 nanti dengan mengembang biakan orang-orang lugu ini.

Pages