Kristen

Melayani

ilustrasi

Yesus memanggil mereka semua untuk menjungkirbalikkan wawasan mereka. Mau jadi besar? Boleh! Mau jadi pejabat? Sila! Mau jadi kaya? Ambil! Yesus tidak melarang itu semua. Kata Yesus, “Siapa saja yang ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu.”. Dengan kata lain bukan berpikir untuk diri sendiri, tetapi berwawasan pada kesejahteraan orang lain.

Kristen Armageddon VS Jokowi

ilustrasi

Di media sosial kita dengan mudah menyaksikan ciri-ciri orang Kristen yang sudah terpapar ideologi Armagedon. Mereka begitu mengultuskan Israel modern. Penyamaan dengan cara bodoh negara Israel modern, yang konstitusinya sekuler, dengan Israel Perjanjian Lama serta Tanah Perjanjian dan Sion kota sucinya menghasilkan kultus terhadap Israel (modern) di kalangan Kristen fundamentalis.

Jangan Percayakan Surat Al Maidah Ke Alumni 212

Ilustrasi

Karena pemaksaan opini mereka itu dipropagandakan secara gencar hanya pada masa pilgub DKI, bisa disimpulkan bahwa propaganda itu ditujukan untuk menyingkirkan Ahok belaka, bukan untuk bela islam secara murni. Ini adalah fakta yang diperkuat alasan lain yaitu ayat al-maidah yang lain yaitu ayat ke 8 yang secara tegas mengajarkan keadilan nampak jelas tidak dijadikan petunjuk.

Agama, Pengendalian Diri dan Radikalisme

Ilustrasi

Persis di situ soalnya. Agama tidak berdaya membuat Anda lebih baik. Keputusan final berada di tangan Anda sendiri. Andalah penentu kebaikan maupun kejahatan, bukan Agama. Entah seberapapun agungnya nilai-nilai dalam agama yang Anda anut, semua terlihat hina ketika Anda mengingkarinya. Jadi, apa guna agama?

Bani Micin Tjap "Damai Sejahtera"

Ilustrasi

- Yesus membenci kemunafikan, bukan perceraian. Di khotbah itu Yesus juga memerintahkan kita memotong tangan kanan jika itu membuat kita berdosa, mencungkil mata kanan jika itu membuat kita mengingini perempuan lain. Aku tanya kamu: ada dari kita yang belum pernah bikin salah dengan pakek tangan kanan? Kamu belum pernah membayangkan tubuh lelaki lain? Pernah ‘kan? Lalu kenapa matamu masih utuh? Kenapa dua tanganmu masih lengkap?

Jangan Campurkan Aqidah dan Muamalah

Ilustrasi

Nasehat guru kembali terngiang malam ini. Yah, sahabatku kita berbeda tapi kita bekerjasama, nasehat leluhur Bhinnêka tunggal ika tan hana dharma mangrwa ( kita memang berbeda tetapi kita satu, karena kebenaran tidak pernah mendua).

Tuhan bisa saja membuat kita sama, tetapi Tuhan memilih kita berbeda. Lantas, apakah Kebenaran yang menyatukan itu?

Pages