Konflik

Indonesia di Tengah Pusaran Konflik Antarumat Beragama

Ahok dihujat dan dilaporkan oleh komunitas Islam, Ustadz Shomad dihujat dan dilaporkan oleh mayoritas non muslim, apa bedanya? Kita ini beragama untuk apa sih? Untuk sebuah identitas agar bisa tergolong sebagai kaum moraliskah? Saya pikir kita harus sama-sama melakukan koreksi, evaluasi dalam keberagamaan kita, karena saya yang sudah sangat hati-hati tiap mau menulis memaparkan pandangan pemikiran saya saja masih sering dianggap condong ke ekstrim kanan, padahal saya ini pengagum pemikiran alm. Gus Dur dan alm. Nurcholish Madjid yang sangat moderat kok masih dianggap ekstrim.

Kegaduhan Di Paris, Damascus, Caracas, Hongkong Dan Indonesia

ilustrasi

Lantas apakah aksi menentang RUU Ekstradisi itu cukup beralasan? Padahal Hongkong termasuk negara teraman di dunia dengan angka kriminal yang rendah. Ya! Kecuali satu hal, yaitu Kejahatan Pencucian Uang. Hongkong termasuk salah satu negara surga penyembunyi aset. Bahkan menjadi ladang basah para bankir elit dunia.

Di Suriah pun HT Turut Buat Kekacauan Dan Perang

ilustrasi

Namun, keyakinan bahwa Assad akan tumbang dan khilafah segera tegak, ternyata tidak terbukti. Ketidakberhasilan ini menjadikan HT marah-marah dan dicarilah kambing hitam, menyalahkan sana sini (persis kayak kasus Libya akhirnya menyalahkan Barat, padahal memang sejak awal sebagian negara Barat ikut menumbangkan Khaddafi), bahwa telah terjadi penghianatan oleh para penguasa muslim seperti dalam situs di bawah ini:

Wahabi Dan Pembuat Rusuh

ilustrasi
Aksi kekerasan pertama Wahabi ketika itu adalah menghancurkann makam Zaid ibn al-Khaththab, sahabat Nabi dan saudara kandung 'Umar ibn al-Khaththab. Sebelum itu, aksi-aksi pemurtadan dan pengkafiran pun dilancarkan, sebagai pembuka aksi-aksi kekerasan yang akan dilakukan. Namun patronase ini tidak berlangsung lama karena kepala suku daerah tersebut mencium bahaya laten dalam gerakan Wahabi.

Konflik Buton Ekses Ujaran Kebencian Pilpres

ilustrasi
Boleh jadi, konflik yang bermula dari konvoi motor oleh sekelompok pemuda tepat di hari lebaran itu adalah akumulasi dari rangkaian konflik-konflik sebelumnya. Konflik antar desa itu sudah sering terjadi dan saling berbalas serang, hingga sampailah di titik klimaks. Selain itu, isu etnis paling rentan di "goreng" oleh oknum-oknum yang menginginkan kedua kelompok sub etnis itu berkonflik.

Pintu Fitnah Kubro/Besar Ala Suriah Nyaris Terbuka

ilustrasi

Solusinya sederhana, dalam kondisi apapun, hindarilah potensi yang mengarah konflik horizontal, karena begitu terlanjur ada konflik, susah keluarnya, karena semua saling menyalahkan, tak ada titik terang. Hukum rimba yang akan berlaku, siapa yang kuat, ia yang akan menang. The winner takes all. Sudah pasti korban berjatuhan.

Pages