Kewarganegaraan

Gestapu Menghapus Satu Generasi Intelektual Indonesia

Ilustrasi

Kisah tragisnya dimulai seminggu setelah peristiwa G30S, Ia dipanggil Kedutaan Besar RI untuk melakukan 'screening', demi menyaring mahasiswa dan para intelektual yang diduga menjadi loyalis paham kerakyatan. Saat itu, menurut Soejono, mahasiswa di Perkumpulan Mahasiswa Indonesia di Praha sudah menduga sesuatu yang tidak beres akan menimpa tatkala mendengar kabar bahwa di Tanah Air sedang terjadi huru-hara.

"Menembak" Jokowi Melalui Arcandra Tahar

Ilustrasi

Oleh : Musni Umar

Arcandra Tahar, nama Menteri ESDM dalam seminggu ini bakal mewarnai koran nasional. Tuduhan kewarganegaraan menjadi isu yang bagi sebagian kalangan laksana "negara mau bubar". Padahal kehadiran AT (Arcandra Tahar) membuat investor terutama dibidang sumberdaya alam ketar ketir.

Mengapa? Karena dialah pria yang tepat menangani hal itu.

Kepentingan dibalik Isu Kewarganegaraan Ganda Arcandra

Ilustrasi

Alif Kholifah – Tanpa sumber dan penyebab jelas tiba-tiba nama Menteri ESDM menjadi perbincangan public terkait kewarganegaraan. Arcandra Tahar, pria kelahiran padang ini memang lama tinggal di Amerika Serikat.

Hal ini dilakukan Arcandra Tahar lantaran kuliahnya di S2 dan S3 memang dituntaskan di A&M Texas University. Setelah itu dirinya menempuh berbagai jenjang karir dengan spesialisasi bidang perminyakan dan pengeboran. Prestasinya mentereng di negeri Paman Sam itu.

Pages