Kepentingan

Dinasti Politik Keluarga Jokowi

ilustrasi

Si bungsu malah lebih konyol, masih sekolah di Singapura sudah mencoba usaha pisang goreng serta aktif di youtube. Ya berharap uang dengan memanfaatkan iklan internet dan itu dilakukan oleh banyak remaja Indonesia. Perusahaannya segede apa? Sering disebut siapa? Adakah menteri, gubernur, bupati, artis menjadi endoser usahanya? Tidak ada.

Saat Perempuan Berhijab Ikut Misa Natal

Ilustrasi

Pertama, saya sedang memecahkan lapisan bernama frame biased di kepala saya. Suatu norma kuat yang entah kapan terbentuk di kepala saya, yang membuat melangkahkan kaki ke misa Natal ibarat menceburkan diri ke tengah laut. Padahal bukan itu keyakinan saya. Suster dan pastor menyapa, senang ya mbak bisa ikut misa. Mungkin saya juga sedang memecahkan frame biased di banyak kepala lain.

Reuni 212 Giring Umat Pilih Capres Tak Faham Islam

Ilustrasi

Menurut Inas, tujuan Reuni 212 sudah melenceng dari tujuan utama. Dia menyebut Reuni 212 tidak lagi murni membela agama.

"Reuni 212 tidak lagi murni aspirasi umat Islam dengan ketulusan membela Islam, tapi sarat dengan politik praktis untuk mengarahkan umat agar mengikuti kehendak orang-orang tertentu untuk memilih capres 02 dengan cara yang sangat tidak elegan, yakni mendeskriditkan pemerintahan yang sekarang yang bukan lain adalah capres 01," ujarnya.

Reuni 212 Hanya Kegiatan Politik Murni Bukan Kegiatan Keagamaan

Ilustrasi

HTI PASTI AKAN MEMBONCENG. Ini suatu keniscayaan sejarah yang tidak bisa dipungkiri. Pendukung utama kelompok aksi 212 adalah kelompok-kelompok yang masih berhalusinasi ingin menjadikan Indonesia bagian dari kekhilafahan dunia. Meskipun secara formal HTI sudah dibubarkan, orang-orang eks HTI masih sangat eksis dimana-mana. Apalagi ide mereka juga mendapat angin segar dukungan dari FPI dan kelompok-kelompok radikal lainnya.

Dagang "Sapi" PKS Rusak Total

Ilustrasi

Apakah Pak Jokowi berbohong?... TIDAK!!! Pentium satu tdk sampe kesitu mikirnya. Pak Jokowi nggak bohong. Sebab yg beliau inginkan adalah koalisi tanpa syarat. Mau gabung silahkan tp nggak ada syarat mentri, karena syarat itu akan memberatkan utk bersikap objektif. Apabila dikemudian hari ada kader dr partai2 koalisi yg memiliki kompetensi, kemampuan, dan dianggap dapat bekerja dlm kabinet pasti akan diangkat menjadi mentri.

Pages