kendeng

Mengakhiri Polemik Kendeng

Ilustrasi

Hal ini juga berhubungan dengan informasi adanya air bawah tanah yang bakal habis bila ada pabrik semen. Logika ini mudah terbantah dengan masih terdapatnya sumber air meski ada penambangan disana, rencana pembangunan pabrik bukan masuk dalam aliran air bawah tanah, hingga model zero run off juga mengamankan serta melindungi air permukaan yang dikhawatirkan makin menyusut. Beberapa goa disekitar area juga terbukti kering atau tidak teraliri air.

Menyikapi Isu Lingkungan Kendeng Secara Adil

Sampai sini sebenarnya ga ada masalah, krn menyuarakan aspirasi adl hak setiap org. Tapi bs menjadi masalah saat kedua pihak mulai saling mengejek krn merasa sbg pemegang kebenaran. Ini aneh, krn yg jd pokok masalah sebetulnya kan bukan siapa subjeknya, tp isu lingkungan,

Benarkah menambang di sana itu berbahaya bagi kelestarian lingkungan?

Cari Makan Atas Nama Rakyat

Ketika bu Risma akhirnya membongkar Dolly, perlawanan pun datang. Perlawanan paling gigih datang dari mereka yang menamakan diri sebagai "masyarakat kecil". Masyarakat kecil berteriak dan mengutuk pemerintah yang tidak "pro rakyat". Mereka bergandeng tangan dengan para preman, para mafia LSM dan anggota DPR dengan bermacam faktor kepentingan.

Begitu juga ketika Ahok membongkar Kalijodo...

Perspektif (Lain) Soal Pabrik Semen Kendeng

Sharing sedikit ini semoga membantu sebagian kawan agar dapat melihat situasi dari sudut pandang yang lain, yang tidak didapatkan dari media apalagi buzzer pihak tolak semen.

Motor penggerak aksi kontra di lapangan yang tampak mata adalah LSM JM** yang berbasis di Kabupaten Pati. Mereka mulai bergerilya di desa sekitar Pabrik Rembang barangkali sejak sebelum tahun 2014.

Agama dan Pembelaan

Tetapi semangat membela kaum lemah tertindas seperti itu kini tak lagi terliyak, setidaknya dalam gerakan-gerakan mengatasnamakan membela Islam di negara ini. Membela Islam dewasa ini justru membela orang-orang yg kuat berkuasa seperti membela calon gubernur, membela pemimpin berdaster yang tunggangannya rubicon, membela egonya sendiri yang merasa dizalimi padahal ngakunya mayoritas, membela mantan presiden yg ngeluh meski punya istana dan misih dikawal paspampres, membela jendral kuat dari persoalan HAM.

Pages