kenaikan harga rokok

Di Balik Isu Kenaikan Harga Rokok, Merokok Itu Perang...

Oleh : Denny Siregar

Isu dibalik harga rokok naik 50 ribu rupiah sebenarnya hanya satu isu untuk membunuh industri rokok Indonesia.

Kenapa harus dibunuh ?
Untuk tahu kenapa, kita harus melihat dulu darimana sumber kampanyenya.

Kampanye anti rokok dimulai dari regulasi WHO dalam Framework Convention Tobbaco Control (FCTC). Ini ratifikasi internasional untuk membatasi produksi, konsumsi dan peredaran rokok di seluruh dunia.

Penjelasan Sri Mulyani Terkait Kabar Kenaikan Harga Rokok Rp 50.000

REDAKSIINDONESIA-Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan penjelasan mengenai wacana kenaikan harga rokok hingga Rp 50.000. Ia menuturkan, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) belum membuat aturan baru mengenai harga jual eceran atau tarif cukai rokok.

"Saya paham ada hasil kajian salah satu pusat kajian ekonomi apa yang disebut sensitivitas kenaikan harga rokok terhadap konsumsi rokok," ujar Sri Mulyani di kantor Kemenkeu, Jakarta, Senin (22/8/2016).

Ideologi Di Balik Rokokku

 

Oleh: Mohamad Sobary

Pengantar: Ini sebenarnya akan dipakai sebagai bagian dari pengantar buku; ‘Merokok Itu Sehat’. Tulisan ini diperuntukkan hanya untuk kaum perokok. Yang bukan perokok mohon tak usah ikut membaca. Nanti dikira ajak-ajak. Biarkan kami kaum perokok meneguhkan keyakinan kami. Toh tulisan ini tidak mengeluarkan asap di fesbuk Anda. Kami sudah ikhlas dilarang merokok di mana-mana. Tapi mosok di fesbuk mau melarang-larang juga? Please deh dong, eh, dong deh!

Pages