kekuasaan

Tertawalah Lihat Politikus Indonesia

Ilustrasi

Pengen ketawa, tapi kok takut dosa. Ya wis, mesem saja lah. Wong dalam politik itu hal absurd yang unik juga terjadi. Gus Dur memang perkasa menghadapi lawan-lawan politik dan ideologis yang sepadan, setangguh Real Madrid saat menghadapi raksasa di zona Champions Eropa. Tapi titik lemah para jawara memang terpeleset saat berhadapan dengan lawan yang tak dinyana.

Lima Alasan Tidak Memilih PKS

Ilustrasi

Alasan kedua tidak menghargai orang berilmu. Kami masih ingat betapa seorang kader dengan latar belakang umum menjadi murobbi dari kader yang jauh lebih paham agama daripadanya. Bisa kita bayangkan kader yang mumpuni secara keilmuan agama didikte oleh murobbi ahli matematika. Dan itu hanya ada di partai DAKWAH.

Surat Untuk Mas Tommy Soeharto

Ilustrasi

Berpikir simpel, sy kebayang kalau uang yg bgt besar ditangan kel cendana bs difokuskan mengurus sosial. Anak2 Indonesia masih jutaan putus sekolah, terpapar narkoba yg bth rehabilitasi, keluarga miskin yg bth bantuan, pengobatan, dll. Pemerintah sdh berusaha kesana nmn tetap bth bantuan dari yg lain.

Islam Politik yang Tidak Islami

Ilustrasi

Sang Jenderal yang kekuasaanya menjadi sangat luas mulai menangkapi para pejabat yang dulunya setia kepada ayahnya. Ingat, ayahnya sendiri yang menjebloskan dia ke penjara. Tidak menunggu lama, lima bulan kemudian, al-Mu’tadhid berkuasa menjadi khalifah, setelah pada 14 oktober 892 Khalifah al-Mu’tamid meninggal dunia.

Mengapa Terjadi Paradoks di Negeri Relijius?

Dari sana, kemudian muncul pertanyaan yg lebih kritis? Mengapa isu (penistaan) agama menjadi sentral gempa? Mengapa masalah agama menjadi sensitif dan membuat orang mudah marah? Bukankah agama semestinya membuat orang lebih stabil, tenang, tidak mudah marah? Apalagi yg menjadi masalah lebih kepada soal simbol yg dianggap dihinakan, bukan kepada substansi substansi dari ajaran agama itu sendiri. Dari situlah saya mengajukan pertanyaan sesuai judul di atas.

Pages