Kebijakan

Dampak Pelanggaran UU Di Tanah Abang

Ilustrasi

Saya: “Bapak dari mana?”
Korlap: “Saya korlap FBR bu, saya penyelenggara Pasar malam di Taman depan SD, untuk pedagang kecil, bu”, katanya. 
Saya: “Penyelenggara? Bikin kegiatan itu kan harus punya ijin pak, bukan main datang dan bawa pedagang lalu nyantol listrik sesukanya dari tiang listrik jalan. Kok saya tidak tahu ada kegiatan di wilayah saya??”

Jangan Berhenti Kritisi Kebijakan Gubernur DKI

Ilustrasi

Yang keterlaluan bahkan harus dipetisikan. Jangan menyerang dengan kebencian pada orangnya! Jangan nyinyir! Jangan buat hoax!. Jangan buat Meme palsu!. Jangan pakai kata-kata kasar (tentunya selain "TOLOL" "BODOH" "DUNGU") ; tapi harus tahu tempatnya meletakkan kata-kata itu (hihihihi) 

Angkat Derajat Pak Becak Bukan Melanggengkan

Ilustrasi

Itu sudah dilakukan oleh bu Risma dan Pak Hendi (walikota Semarang). Menawarkan tukang becak menjadi pegawai kontrak yang digaji Pemda

Anda bicara tentang keber wk wk an eh keberpihakan. Tidak sulit menempatkan 300an tukang becak sebagai PPSU yang digaji 3,9jt. Pemprov DKI sangat mampu menampung "hanya" 300an tukang becak

Mana Suaramu Aktivis Kontra Reklamasi?

Ilustrasi

Karena berkukuh dengan “hanya dan hanya solusi usulan mereka”, dulu mas mbak aktivis ini begitu galak pada yang berbeda posisi. Pun bahkan yang “masih cari tahu”. Kena block hanya karena gak bisa bilang reklamasi adalah pasti buruk (posisi saya selalu: hal tsb debatable, dan ini cukup membuat saya kena block 4-5 tokoh aktivis). Seakan “gak anti pada reklamasi” artinya auto-kafir dari aktivis. (Auto kafir ternyata gak hanya berlaku pada muslim, tapi juga sebagai aktivis).

Bingung dan Linglung (Mati Ketawa Ala Gabener)

Ilustrasi

Kata pakar, cara berkomunikasi menunjukkan suasana psikologis yang bersangkutan. Jelas dari celotehannya, dua orang ini bingung dan miskin data. Dia sok tahu ketika bilang amdal, padahal semuanya ada amdal. Dia bilang rumah lapis gak tahunya rumah susun. Diledekin lagi. Diketawain lagi.

Jokowi Presiden Kesayangan Jonru

Jokowi

Oleh Iwan Iwe

Dalam sebuah adegan di film The Dark Knight, Batman bertanya kepada Joker mengapa dia tidak segera membunuhnya. Joker dengan terkekeh menjawab:

“Tidak. Aku tidak akan membunuhmu. Apa yang akan aku lakukan tanpamu? Kembali membunuh penjahat jalanan? Tidak, tidak, tidak! Tidak. Kehadiranmu melengkapi diriku.”

Pages