Kebencian

Kebencian Yang Menjadi Jalan Memenangkan Pemilu

Yang pertama, framing munculnya kebangkitan PKI yang dilontarkan kepada pendukung Jokowi. Peristiwa ini terjadi bulan Mei 2014, sebulan sebelum dimulainya masa kampanye Pilpres 2014 dimulai. Pada 31 Mei 2014, mencuat postingan yang viral di Twitter dari akun TrioMacan2000 dengan akun @TM2000back. Pada saat itu, akun ini memframing bahwa alasan tidak memilih Jokowi karena Jokowi didukung oleh orang-orang PKI.

Politik Emosi

Tetapi berita-berita hoax yang di-share oleh akun penyiar kebencian itu memang sangat menyentuh emosi. Saya cukup yakin pembuatnya adalah orang yang sangat paham apa yang menjadi keprihatinan umat saat ini. Memang hampir semua bersifat keagamaan. Pada pokoknya Islam digambarkan berada dalam kondisi yang menyedihkan. Pihak-pihak di luar Islam, termasuk antek-antek Islam sendiri, seolah secara sengaja berupaya agar Islam hilang dari peradaban.

Para Pembenci Itu Masih Ada

Kejadian tragis yang memilukan menjadikannya sebagai manusia dengan perasaan paling halus. Setiap malam ia bersujud. Mengadukan kegudandahan hatinya kepada Tuhan semesta alam. Disaksikan malaikat dan langit purba Arabia, doanya selalu menggetarkan. Air matanya meleleh, menandakan kesedihan yang menghujam.

Pada masa hidupnya, ada seorang desersi tentara yang dikejar-kejar tentara pemerintah. Tentara disersi itu kelaparan dan hidup tanpa perlindungan. Dia memutuskan satang datang kepada lelaki mulia itu.

Kemiskinan Bukan Lagi Penyebab Orang Jadi Teroris

Ilustrasi

Sama juga pak Din Samsudin mengatakan terorisme setingan barat dengan merujuk video Hillary Clinton, Mc Caint dll. Tapi pak Din lupa, hanya Islam model wahabi atau Islam yang afiliasi fikih dan teologisnya merujuk pada Ibn Taimiyah yang bisa jadi kaki tangan Amerika. Seperti Saudi Arabia saat ini.

Waspadai Sel Tidur Terorisme

Ilustrasi

Lewat aksi terornya, sel tidur di Indonesia ingin menyampaikan " Kami ada kami siap berperang, beri kami senjata kami jadikan Indonesia suriah kedua"

BNPT, Mantan teroris Ali imron mensinyalir, sel tidur ISIS dan calon Milisi ISIS jumlahnya 1000 kali Marawi. Jumlah yang cukup untuk menjadikan indonesia sebgai suriah kedua jika kita lengah.

Saat Kebencian Meracunimu

Ilustrasi

Dua kelompok di atas tiada habisnya berseteru, yang satu menjatuhkan satu lagi mengangkatnya, yang satu merendahkan, satu lagi meninggikannya, bahkan 200 perak pun di ributkan, kasihan calon jamaah umroh yang gagal terbang itu, mereka tertipu oleh kriminal berbungkus agama, siapa yang akan membela mereka? Ribuan calon jamaah umroh yang di nistakan agamanya.

Menjadi Jihadis Medsos Ala MCA

Ilustrasi

Menghajar grup medsos/website produsen hoax, penyebar kebencian seperti ini jauh lebih hemat energi ketimbang harus debat, counter attack, diskusi panas, adu urat dengan para korban hoax, apalagi mengorbankan persaudaraan dan persahabatan. Terlalu sayang... apalagi penyebar hoaks itu sebenarnya adalah korban dari pembuat hoaks. Dosen gaptek, ustadz dan jamaah polos itu hanyalah korban dari ketidaktahuannya. Beritahu dengan sopan, ramah tanpa sedikitpun menyerang wibawanya.

Pages