kebakaran hutan

Belajar Cinta Tanah Air dari Intan Syafrina

Ada cerita heroik dibalik sosok Intan Syafrini, gadis yang menjadi relawan pemadam kebakaran hutan yang akhir-akhir ini sedang ramai diperbincangkan. Berikut fakta-fakta seputar Intan Syafrini dari berbagai sumber:

Pertama, keinginannya untuk menjadi relawan muncul ketika membaca pemberitaan media massa tentang maraknya kebakaran hutan dan kabut asap di Sumatera dan Kalimantan. Dia searching di internet mencari tahu kelompok relawan yang akan berangkat ke Kalimantan agar bisa bergabung.

Negeri Mistis

Bagaimana bisa masyarakat terdampak asap yang selama berminggu-minggu mengalami kesulitab jarak pandang, hingga banyak penerbangan pun dibatalkan, pada sakit mata, sesak nafas, dst...tiba-tiba membaik ketika Jokowi datang.. Pasti ada kekuatan supranatural yang mengiringi Pak Jokowi.. 

Bulan lalu juga ketika Pak Jokowi mengunjungi Sumut, kurang lebih terjadi keajaiban yang serupa..

Menengok Upaya Penanganan Kebakaran Hutan Era Jokowi

ilustrasi

Berbagai kebijakan yang dibuat ini juga didukung dengan aktivitas pencegahan kebakaran hutan, yaitu membangun jejaring Patroli Terpadu Pengendalian Karhutla di daerah yang rawan kebakaran hutan. Tim Patroli ini terdiri dari Kementrian, Pemerintah Daerah, TNI, Polri yang didukung penuh oleh masyarakat desa rawan kebakaran hutan dan lahan.

Wahai Warga Sumbar dan Riau, Lupakah Kalian Atas Jokowi Lenyapkan Asap?

Ilustrasi

Sekarang, orang yang menghentikan asap itu mereka maki maki. Bagaimana, orang orang dari daerah Sumbar dan Riau yang memaki maki itu seperti itu? Apakah ingatan mereka sebegitu pendek, baru 3 tahun lepas dari asap, lupa bagaimana susahnya hidup dengan asap 3 tahun sebelumnya dan belasan tahun sebelumnya. Saya masih ingat, dalam status Facebooknya, temen SD saya yang sudah jadi dosen PTN di Pekanbaru mengeluhkan tentang asap.

Mengaku Tak Kuat Asap, Wakil Ketua DPRD Riau Nyatakan Mau Keluar dari NKRI

Noviwaldyjurman

PEKANBARU (RI) -- Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman melalui akun facebooknya menuliskan tentang keinginannya untuk keluar dari NKRI. Dalam status tersebut, ia menulis "Pak Ketua Umum YTH..Bp Susilo-Bambang Yudhoyono Sby,..Ijin saya ikut mendekarasikan keluar dari NKRI Pak..kami sudah tak tahan lagi…"

Pages