karni ilyas

Fiksi ILC

Ilustrasi

ILC menyadari bahwa masyarakat secara realitasnya itu sangat gemar info/berita yang update, booming dan juga kontroversi. Sehingga, ILC dengan ragam kontroversinya baik itu dari narasumber atau bahkan sang hostnya (Karni Ilyas) yang dinilai berat sebelah bagi para Kecebong, adalah bagian mewujudkan apa yang diinginkan oleh masyarakat itu sendiri sekaligus mengais rejeki dari bisnis entertainment dengan kemasan politik didalamnya.

Karni Ilyas VS Mata Najwa

Ilustrasi

Karena mengutamakan drama, maka ILC tak peduli pd kualitas omongan dr narsum krn kadang2 kesimpulan Karni Ilyas pun tdk jelas, meskipun ada beberapa tanggapan, komentar, dan gagasan narsum sangat bagus. Sementara pd MN, sbg presenter yg mengarahkan narsum, Najwa Shihab menginginkan narsum menjawab lugas dan tak bertele2. memotong pembicaraan? iya itu perlu klo narsumnya berbicara terlalu panjang dan melebar. Bertanya ulang utk menegaskan? itu penting utk mendpt poin penting dr statemen.

Antara Abu Janda, Felix Siauw dan Mahfud MD di ILC "212 Perlukah Reuni? "

Ilustrasi
Sampailah sahabat saya Banser Abu Janda menyampaikan argumentasinya. Awalnya saya semangat mendengarkannya. Dia berusa menskakmat koh Felix bahwa ada gambar di mana bendera merah putih di bawah bendera HTI. Kemudian membawa gambar yang mana itu di klaim sebagai Panji Rasulullah di museum Turki. Di situ saya sudah panas dingin, karena tidak ada yang tahu pasti bagaimana bendera Nabi Muhammad. Dalam riwayat, berbeda-beda Nabi Muhammad menggunakan bendera.

Karni Ilyas Layak Dimintai Keterangan Pertama Soal Isu Pergantian Panglima TNI

Gatot Nurmantyo

Oleh Alif Kholifah

Tanpa kabar apapun tiba-tiba Rabu (9/11) pagi beberapa media social mengunggah berita tentang Panglima TNI. Ada yang menyatakan Panglima TNI akan diganti maupun Panglima TNI cocok jadi Presiden RI.

Karni Ilyas, Ahok, Lapindo dan Bakrie

Oleh: Karno Balfas
 

Saya tidak anti Karni Ilyas. Acara dia ILC di TV One kadang-kadang saya tonton kalau lagi butuh hiburan dan iseng. Pagi ini saya tergerak untuk merespons Karni Ilyas yg tulisannya di WA yang dikirim ke grup-grup: menyebutkan, dia menggugat Ahok soal gusuran di Pasar Ikan Luar Batang, seolah-olah Karni membela orang-orang miskin.

Pages