jokowi

Kartu Sakti Jokowi

ilustrasi

Saya akhirnya bisa melihat anak saya berani punya mimpi besar. Anak saya yang paling gede pingin jadi insinyur katanya. Keren, kan? Dulu mah saya di kampung dapet kerja aja udah syukur, nggak ada tuh ‘ngimpi’ jadi insinyur.

Nanti kalau Pak Jokowi memimpin lagi, saya senang banget, soalnya anak saya bisa dijamin sampai kuliah. Udah ada KIP Kuliah, kan? Alhamdulillah. Siapa tahu anak saya beneran jadi insinyur.”

Bergelantungan di Gerbong Jokowi

 

Dicalonkan jadi presiden, yg semula Megawati agak setengah hati. Sampai pada kongres di PDIP di Bali, Megawati masih menyebutnya petugas partai bkn presiden RI, bahkan sbg presiden, waktu itu Jokowi tak diberi porsi utk memberi sedikit kata sambutan, kebangetan. Ada sedikit kepongahan dan ketus dari Megawati yg krg saya sukai. Tapi bkn Jokowi kl tdk bisa rendah hati dan menahan diri. Pelan tapi pasti, dia tunjukkan jati diri, bahwa dia petugas rakyat dan pengabdi utk negeri, bukan utk Megawati, atau PDI.

Perempuan

ilustrasi

Jadilah perempuan tangguh ini, sorenya tetiba mengampu tanggung jawab berat. Seperti 7 perempuan yang harus memilih pimpinan KPK. Perempuan yang harus melawan mafia penangkapan ikan ilegal. Perempuan yang harus menstabilkan keuangan negara. Perempuan yang harus melawan pembalakan hutan. Bagian dari perempuan-perempuan yang ditarungkan di medan berat, dan mereka memenangkan sedepa demi sedepa.

Sosmed Menjawab Rasa Penasaran Politik

ilustrasi

Jokowi bikin apa saja. Prabowo gagal ke mana. Ada apa dengan kata kafir? Bahkan soal hoax-hoax yang makin gencar beredar, Mamak tetiba jadi melek politik dan urusan bernegara.

Harusnya saya mati kutu jika disuruh membahas soal politik dan tetek bengeknya. Kalau soal kue, okelah. Tapi di kenyataan, saya bisa menjawab semua pertanyaan Mamak dengan lancar jaya.

Lelaki Itu Telah Kembali

 

Namun Jokowi adalah dirinya. Ia tak sepenuhnya bisa disekat. Di Semarang, Jokowi datang hanya ditemani sopir ke pelabuhan tengah malam. Atau ketika kemarin ia naik KRL dengan ditemani tiga pengawal. Jokowi telah membuka sekat itu.

Ia tampil menjadi dirinya seutuhnya. Berdekatan dengan rakyat mengalirkan energi positif. Bahkan dalam keprotokoleran sekalipun, Jokowi banyak berimprovisasi di tengah jalan. Ia pribadi yang tak bisa dibatasi.

Pages