jokowi

Jokowi dan Keunikan Demokrasi Kita

Masalahnya 2024 Jokowi tidak akan bisa maju lagi. Ini adalah peluang bagi partai politik dan para elit lama mempersiapkan diri. Sayangnya belum ada satu orang pun yang sepopuler Jokowi, tidak terkecuali Anies Baswedan. 

Berbagai pertemuan yang dilakukan para elit politik hari-hari terakhir ini di Jakarta adalah bagian dari akrobat politik itu. Tujuannya hanya saling gertak dah melihat bagaimana pihak lawan merespons gertakan itu. Tidak ada sangkut pautnya dengan arus demokrasi di tingkat akar rumput. 

Bahasa Inggris Jokowi

Para alumni AKI tidak mau tahu bagaimana Presiden Jokowi guyon gayeng ketawa-ketiwi dengan beberapa pemimpin negara terkuat di dunia. Mereka sirik mengakui bagaimana Jokowi bisa asyik bercanda ria dengan Ivanka Trump putri Presiden Donald Trump. Mereka juga ogah mengakui bagaimana PM Kanada Justin Trudeau dan Presiden Perancis Emmanuel Macron tertawa terbahak-bahak mendengar guyonan dari Jokowi. Mungkin mereka pikir semua itu dilakukan Jokowi dengan menggunakan bahasa Jawa atau bahasa Indonesia.

Melihat Semut Item

Begitulah, dan wajarlah, jika ada yang mengatakan politik memang bajingan. Nggak tahu diri. Rakyat hanya dipakai pendorong kendaraan mogok. Hanya diperbudak sebagai alamat palsu. Begitu kursi kekuasaan didapat atas nama rakyat, mereka sama sekali abai. Menang tak siap, kalah apalagi! Mangkanya yang tampak lebih banyak sikap-sikap konyol. Tak ada kegelisahan bagaimana peradaban harus dibangun bersama.

Pages