jendral

Para Bekas Jendral, TNI Dan Isu PKI

Ilustrasi

Satu hal yang teramat sangat penting dilewatkan oleh pu blik ketika isu PKI dijadikan sebagai komoditas politik serta tawar-menawar kekuasaan adalah bahwa pernyataan para bekas jenderal tersebut termasuk Gatot Nurmantyo, penganjur nobar G30 S sebetulnya menelanjangi fungsi TNI sebagai alat pertahanan dan keamanan NKRI. Blow up isu PKI sebetulnya melecehkan dan merendahkan dan bahkan mengingkari profesionalitas TNI. Mengapa demikian ?

Pelukan Maut Sang Jendral "Kardus"

Ilustrasi

Dan lihat senyum kepasrahan bin ketakutan yang diperlihatkan Andi Arief. Terlihat pasrah berserah. Matanya layu penuh kekerdilan. Dan gigi ompong-nyapun terlihat menggigit angin. Andi Arief telah menunjukkan kelasnya sebagai petarung kelas bulu tikus. Yang sok berani mencicit di awal tapi menyerah kalah saat pertandingan belum dimulai. Dia bertekuk lutut dipiting sebuah rangkulan maut.

Saat Isu Jualan Sang Jendral Tak Laku Lagi

Oleh : Ryo Kusumo

“Sejarah ditulis oleh Pemenang” Itulah yang terjadi di Indonesia ketika kami-kami ini yang dulu masih duduk manis di sekolah dasar, harus bersiap sambil bawa cemilan untuk bergadang malam setiap tanggal 30 September tiba, itulah previlege kami sebagai anak kecil, yang dilarang keras nonton "adegan berdarah" oleh bapak ibu kami, bahkan film Barry Prima sekalipun. Tapi soal film G30S, justru kami di wajibkan memelototi satu persatu pisau "gerwani" dalam mengiris para Jenderal yang ditangkap. Ah, adegan berdarah yang mengasyikan dulu.

Pages