jahiliyah

Menakar Kualitas Hadits Tentang Bendera Rasulullah

Ilustrasi

Riwayat At-Thabarani dihukumi lemah karena di dalam rangkaian sanadnya terdapat rawi bermasalah, yaitu Ahmad Ibn Risydin. Menurut An-Nasa’i, Ibn Risydin adalah seorang pembohong kadzdzab (pembohong). Adz-Dzahabi menyebut Ibn Risydin sebagai pemalsu hadits (muttaham bil wadh’i). Ibn ‘Adi mengakui bahwa Ibn Risydin salah satu orang yang paling banyak meriwayatkan hadits, namun sangat disayangkan kebanyakan periwayatannya munkar dan palsu.

Ukasyah dan Keberaniannya Mencambuk Rasulullah

Ilustrasi

Mendengar ini Nabi pun menyuruh Bilal mengambil cambuk di rumah putri kesayangannya, Fatimah. Tampak keengganan menggelayuti Bilal, langkahnya terayun begitu berat, ingin sekali ia menolak perintah tersebut. Ia tidak ingin, cambuk yang dibawanya melecut tubuh kekasih yang baru saja sembuh. Namun ia juga tidak mau mengecewakan Rasulullah. Segera setelah sampai, cambuk diserahkannya kepada Rasul mulia. Dengan cepat cambuk berpindah ke tangan 'Ukasyah.

Para Penyembah Fosil dan Berhala

Ilustrasi

ini, disaat seharusnya Agama sudah paripurna melalui tabligh para Rasul dengan pamungkas manusia terbaik bernama Muhammad SAW. Kenapa justru masih banyak darah tertumpah dimuka bumi dan celakanya malah mengatas namakan Agama dan membela Tuhan! Rupanya Iblis berhasil menjelma sebagai pemuka agama yang mengajarkan kekerasan dan pertumpahan darah! Naudzubillah!

Para Jihadis yang Dirazia

Ilustrasi

Di jaman modern ini, para pemuda seperti riwayat hadits diatas juga sering kita jumpai. Para pencari rejeki dengan jalan yang halal. Yang rela berpeluh dibawah terik matahari dan juga menembus dinginnya malam. Dengan mengharap hasil tak seberapa yang mungkin hanya cukup untuk kebutuhan hidupnya saja dan bukan untuk bermewah-mewahan. Ya, mereka adalah para pengemudi transportasi online yang bisa dikatakan sebagai Jihadis sebagaimana riwayat hadits diatas.

Rasisme itu Jahiliyah

Termasuk Malcom X muda, yang sangat semangat dan punya talenta dalam berkomunikasi dan berorasi, yang kemudian berangsur menjadi wajah utama dari NOI. Ada ribuan orang bergabung NOI setelah tertarik dengan retorika yang disampaikan Malcom X. Namun Malcom X sendiri kemudian mengalami reformasi pemikiran, bahwa bukan rasisme ala NOI yang menjadi solusi.

Pages