iyyas subiakto

Apa Papua Bukan Indonesia

Mereka dimarjinalkan, bahkan akses pendidikan nyaris ditiadakan, pernah terbesit dipikiran apa ras saudara kita di Papua mau dimusnahkan, dipromosingkirkan seperti suku Aborigin di Australia.

Kenapa mereka lama tak disapa, sejujurnya era orbalah yg membuat mereka merana, 32 thn adalah waktu yg cukup utk membenahi Papua yg jauh tertinggal dari pulau lainnya, khususnya Jawa. Ketertinggalan inilah yg menyisakan luka menganga, mereka para saudara kita seperti layaknya saudara tiri saja.

Meruwat Akhlak

Pikiran kita masih segar mengingat kejadian 21,22 Mei yll, dimana Jakarta mau dibuat membara, ada jendral nyusupin senjata, ada jenazah batu diangkut ambulance gerindra, ada ratusan perusuh, dsb. Itu ulah siapa, walau akhirnya setelah Tito bilang polisi ewuh pakewuh kepada senior, perkaranya menguap entah kemana. Kami rakyat ini ya gak bodoh-bodoh amat, hanya kami tak leluasa berbuat, apalagi diwilayah kalian yg bgt padat akan kepentingan sesaat dmn kalian tak mengenal akhirat krn kalian kebanyakan pakai jimat.

Membersihkan Khilafah yang Menyampah

Bersyukur kepada Tuhan, DIA mengirim Jokowi ditengah tercabiknya kebhinekaan dan rasa persatuan. Hampir disetiap sudut jalan kita mendengar makian yg ditujukan kepada pemerintahan, kenapa saat orba dimana hak rakyat disikat kita diam saja, ya karena kita tak bisa apa², jangankan protes, salah ketawa saja, besok pagi kita bisa gak liat dunia.

Arab Saudi dan Bikini

Bak petir disiang bolong tiba-tiba Pangeran Arab Saudi yg baru dilantik mengumumkan kebijakan yg tidak pernah dipikirkan sebelumnya, dia membuat UU yg membolehkan wanita berbikini di resort mahal yg akan dibangun disepanjang pantai laut merah, tujuan pelonggaran aturan ini tidak terlepas dari kebutuhan membangun ekonomi Arab Saudi yg mulai ngos-ngosan karena minyak tidak lagi bisa menjadi andalan para Pangeran yg biasa hidup berkemewahan dan berlebihan, dimana dollar ditaburkan pada saat liburan maupun keluyuran.

Industri Politik Indonesia

Sekarang kursi ketua MPR jadi ajang rebutan, Gerindra mau sebagai jatah hasil rekonsiliasi, PKB pengen karena mereka yg merasa pantas, PAN mungkin juga nafsu, karena dgn muka tembok mereka mulai jongkok, ngemis, kalau perlu nangis agar dapat mengais. Kalau ntar sudah duduk baru mereka bersilat lidah, demi rakyat dsb yg biasa mereka lakukan mukul kawan atas nama kepentingan.

Anies Harus Dikikis

Anies bukan saja tak layak dan jauh dari kata bijak, Gubernur hasil dari hasutan agama dan menyingkirkan manusia emas Ahok ini, skrg Jakarta bak dapat tikus curut yg membuat carut cemarut, didepan mata, dia membuat onggokan bambu dibentuk orang sengggama dgn biaya 550 jt, dia merekrut tim 73 org utk membantunya tanpa hasil kerja, menghilangkan potensi pendapatan APBD dari reklamsi 150-170 triliun yg dirancang Ahok, ini bukan saja tidak effisien, tapi sudah melakukan perampokan dgn kedahsyatan yg keterlaluan.

Pages