iyyas subiakto

Memperingati Kemenangan Ahok

 

Orang2 yg membuang kotoran, ada yg dihanyutkan, ada yg dibungkus dan disimpan, tapi baunya tetap kemana2 krn kotoran busuk itu tdk bisa dijadikan pengharum ruangan, ruang rahmatan lilalamin itu telah pengap menerima bau tak sedap, kt yg masih diruangan menjadi pengap dan megap2, sayangnya penghasil kotoran malah merasakan bau yg sedap, hidungnya beda, krn hati sbg alat perasa moralnya sdh mati lama.

Ahok, Kenapa Kau dulu Ada

 

Sekarang kita menganga melihat Gubernur penggantinya yg terus salah gaya, dan tak bisa kerja, kelihatan banget mau bagi-bagi duitnya, membetulkan kolam saja begitu mahalnya, dana hibah salah alamat, mengangkat pembantu melebihi menteri negara, gajinya besar tak berdasar, sayang uang KJP dipenggal dagingpun sulit dibeli untuk menambah gizi anak-anak negeri karena subsidi dialihkan kepada tim untuk balas budi.

Mendadak Pancasila

 

Nelungsumi adalah istilah kata pada ular yg ganti kulit, karena kulit lamanya usang utk diganti yg lebih terang. Kulit cuma bungkus, tubuhnya tetap ular, kalau dia berbisa tetaplah berbisa, mana mungkin kulit bisa merubah gigitan dan menghilangkan bisa. Kalaupun gigitannya tak berbisa, lilitannya pasti digunakan utk meremukkan tulang lawan. Jadi dia tetap lawan yg RAWAN dijadikan kawan.

Pages