iyyas subiakto

Indonesia di Tangan Dua Jenderal yang Gagal

Kenapa keduanya mirip dalam gaya memimpinnya, jelas sama, karena keduanya ditempa dalam barak dan kondisi yg sama polanya, cuma beda waktunya. Militer menganut pendidikan disiplin yg tidak boleh dibantah, sehingga kalimat " siap jendral " menjadi selogan bahwa bantahan diharamkan dalam pasukan. Budaya ini baik untuk perang, namun tidak baik untuk pelaku pemerintahan yg butuh masukan, karena input menghasilkan output.

Vaksinasi untuk Politisi

 
Lihat Jkt skrg tikusnya gemuk2 karena sampah menumpuk, banyak makanan sbg santapan. Gitu kok Anies mau di dapuk jd capres. Bodoh ya cukup sekali, kalau diulang jadi bodoh dan gila namanya. Biarlah JK dan PS yg punya selera rendah melihat Anies bak anak emas. Jangan kita ikut rabun mengikuti mata tua yg " belek " nya mengaburkan segalanya. Presiden itu utk ngurus Indonesia bukan mandiin kuda dan menata kata2 saja.
 

Catatan Perjalanan ke Eropa & Revolusi Mental Orang Indonesia

 

Negara ibu kandung mafioso ini memang beda. Money changer tdk ada tarif, mereka tawar2an, dan kita bs di bantai. Sy mau tukar €.500 stlh sy bandingkan dgn teman di Jkt, bedanya Rp. 2 jt lbh rendah Italia. Hotel bintang 4 cm ngasi sarapan roti, telor rebus, kopi dab teh. Kotanya lbh kumuh dari lainnya. Dan ironisnya masuk Vatican lewat lorong bawah tanah bau pesing menyebar, sampah dimana2, dari mulai tangga sampai nyaris semua tempat.

Prabowo, Antara Nafsu, Sanjungan dan Kebodohan

 

Isu pertama adalah nafsunya yg menggila utk menjadi presiden, entah apa dibenaknya kl sampai gagal dan gagal panen, apakah karena penyakit bawaan atau daya jualnya rendah sbg pemimpin karena bangsa ini trauma atas kelakuannya yg tidak bisa dianggap persoalan biasa. Nafsunya jg menjadi catatan apakah benar dia punya niat baik atas negara yg pernah ditentang bapaknya dan dirusak mertuanya, Kita pasti menolak lupa.

Presiden Rasa Napi

 

Kita tau sebenarnya mereka mati akal, tagar sdh dibuat # 2019 Ganti Presiden. Gantinya tdk jelas. Koar2 nyuruh Pak Jokowi sowan ke rumah hantu. Siapa yg perlu siapa yg mau. Wong ngundang saja beliau gak mau malah diminta datang, kok gak ada malu2nya. Malah semua mau jd calo. Terakhir Gerindra pula yg menawarkan diri, itu kulit mukanya sdh kebas kali, pagi maki2 Pak Jokowi, sore jual diri.

Pages