Istana Negara

Cinta Pakde Pada Habib Lutfi

ilustrasi

Seperti setelah beliau mengisi Maulid Nabi di Istana Negara. Ketika saya berdua dengan beliau, beliau bercerita, pak Jokowi 1 jam lebih menahan Abah, dan tidak mengijinkan yang lain masuk. Padahal ngobrol santai tidak ada yang rahasia. Katanya pak Jokowi kangen.

Dan sejak dahulu beliau menghormati presiden sah, sebagai bentuk ketaatan kepada konstitusi dan produk demokrasi. Dukungan ini tentu saja karena bangak faktor, bukan hanya soal capres, tapi bagaimana Ahlu Sunah wal Jamaah, Suni Asy'ariyah berdiri tegak di republik ini.

Sumber : Status Facebook Ahmad Tsauri

Para Jendral TNI Polri Merapat Ke Istana

ilustrasi

Hadir juga Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dan para mantan Kapolri antara lain:
Jenderal Pol (Purn) Roesmanhadi (1998-2000), Jenderal Pol (Purn) Da'i Bachtiar (2001-2005), Jenderal Pol (Purn) Sutanto (2005-2008), Jenderal Pol (Purn) BambangbHendarso Danuri (2008-2010), Jenderal Pol (Purn) Timur Pradopo (2010-2013), Jenderal Pol (Purn) Badrodin Haiti (2015-2016).

Istana Terbuka Seperti Jaman Gus Dur, Kenapa Jokowi Dituduh Anti Islam?

Ilustrasi

Di tahun 2017, setidaknya ada 9 komunikasi dengan kelompok Islam di istana negara. Pertama menjamu Pengurus Muhammadiyah (13 Februari), menerima kunjungan Raja Salman Arab Saudi (1 Maret), bersilaturrahmi dengan pimpinan PB Al Wasliyah (4 april), bertemu tokoh dan ulama jelang pilkada DKI (17 April), Bertemu ulama GNPF MUI (25 Juni), bertemu 9 ulama panitian Halaqah Nasional (13 Juli), berkomunikasi dengan Ulama se Kalbar (27 Juli), menggelar Dzikir kebangsaan 1000 Ulama (1 Agustus), dan menemui 40 kyai dan ulama jateng (13 September).

Optimisme Indonesia

Ilustrasi
“Bagi saya kalau Rp 10,000 masih dimaklumi karena selisih biaya transportasi. Kata mereka Rp 60.000 itu dalam keadaan normal, jika sedang laut pasang bisa sampai Rp 100.000. Hati nurani saya terusik, bagaimana bisa kita satu Negara dan yang di Jawa sudah menikmati BBM harga paling mahal Rp 7.000 – Rp 8.000 mereka harus bayar sampai Rp 100.000. Maka dari itu saya perintahkan pertamina untuk menyamakan harga, entah bagaimana caranya” urai Presiden,
 

Jokowi, Budayawan dan Puisi

Ilustrasi

"Revolusi mental itu bukan jargon yang saya kira kayak masa-masa lalu yang perlu diteriak-teriakan terus atau perlu diiklan-iklankan terus, saya kira bukan itu. Saya kira contoh lebih baik dari pada kita berteriak. Memberikan contoh adalah lebih baik daripada kita berteriak," ucap Presiden.

*Hadiah Puisi dari Aceh*

Pages