islam

Negara Islam Tak Butuh HTI

ilustrasi

Kesalahan HTI itu mengapa kok sampai ingin menggulingkan Pancasila, mencampakkan UUD 1945, membubarkan NKRI dan membuang sistem negara Demokrasi Pancasila. Mengapa mereka ingin mencampakkan semua itu? Iya karena mereka (HTI) menganggap bahwa di Indonesia ini sistemnya Kapitalisme atau bahkan Komunisme. Yang pasti bukan sistem/ideologi Islam, maka harus diislamkan, yaitu dengan menegakkan khilafah ala HTI, menurut HTI.

Para Manipulator Agama

ilustrasi

Kini kita melihat dan merasakan sebuah "Copy Paste" yang dilakukan oleh para Manipulator Agama. Setelah "Tanah Yang Dijanjikan" dalam doktrin Yahudi, kini dengan tema "Khilafah Yang Dijanjikan" dalam Islam. Kalau Zionist hanya dalam skala satu wilayah negara, konsep Khilafah justru dalam skala trans nasional atau tanpa batas wilayah negara. Itulah kenapa gerakan semacam ISIS dan HTI bisa menjadikan wilayah dimana saja sebagai episentrum gerakan.

Islam, Marxisme dan Kumunih

ilustrasi

Dalam ajaran Islam maupun dalam konsep Marxisme, harkat semua manusia setara.
Ketika berpidato dalam pertemuan Komintern IV, di Moskow, tahun 1922, Tan Malaka menyampaikan gagasannya, ada kolaborasi Muslimin dan kaum Komunis sebagai strategi perjuangan revolusioner menumbangkan kolonialisme dan imperialisme yang sudah jelas-jelas menjadi penghisap di tanah ini.

Dari Beternak Intoleran Hingga Merangkulnya

ilustrasi

Seperti ini adalah cara berpikir yang aneh. Kita bertarung atau disuruh bertarung dengan kelompok intoleran-radikal, tapi aparat (oknum?) malah merangkul. Padahal yang benar justeru ormas besar Islam dengan diambil beberapa gelintir tokohnya diminta untuk merangkul dalam arti mendidik mereka baik dengan soft atau lebih dari itu. Sementara bagi aparat penegak hukum harus tegas dalam menjalankan hukum.

Islam dan Polisi

ilustrasi

Tapi... Yai, kemanakah indahnya takbir yang dulu sanggup mempesona mereka itu? Azab apakah yang telah Allah timpakan pada ummat-Nya ini sampai-sampai Meilani, Bli Komang, Om Thomas, sekarang merasa ngeri mendengar teriakan Allahu Akbar sambil melempar batu hingga molotov atau bahkan saat ISIS menggorok leher tawanan tak berdaya! Begitu keji para pendusta memakai kata DEMI ALLAH, LILLAHI TAALA, ketika menipu calon korbannya!

Pages