intoleransi

Rakyat Bentuk Harimau Jokowi, Bentengi Fitnah Ke Presiden

Ilustrasi

Agar organisasi ini nantinya tidak menjadi organisasi jalanan yang akan membuat segala tindakannya tidak terkontrol dengan baik hingga malah menjadi persoalan baru bagi negara, maka kami tentunya akan menjalin kerjasama yang baik dengan para aparat kepolisian dan TNI dari pusat hingga daerah.

Jangan Pernah Diam Untuk Terorisme dan Radikalisme

Ilustrasi

"Penduduk China yang begitu besar juga damai, tapi Komunis China secara mengejutkan telah membunuh 70 juta orang.
'Rata-rata orang Jepang sebelum Perang Dunia II bukanlah orang yg sadis. Namun demikian, Jepang telah membunuh dan membantai dlm perjalanannya melintasi Asia Tenggara dalam pesta pembunuhan yang mencakup pembunuhan sistematis terhadap 12 juta warga sipil China; Paling banyak terbunuh oleh pedang, sekop, dan bayonet.

Kenapa Orang Bisa Intoleran?

Jutaan tahun hidup seperti ini tak pelak membuat manusia menumbuhkan mekanisme psikologis semacam konformitas (lebih baik nurut lah daripada dimakan harimau), kesedihan atau bahkan kepedihan tiada tara ketika kita merasa sendiri dan terkucilkan dari lingkungan sosial, serta kecenderungan tak sadar untuk selalu mengikuti arahan kelompok yang menjadi identitas sosial kita.

PKS dan Radikalisme

Ilustrasi

3. Walaupun simpatisannya sering teriak anti komunis, anti aseng dan anti china; namun ternyata PKS menjalin kerja sama dengan PKC (Partai Komunis China). Oh ya, anak dari mantan presiden PKS juga kuliah di China. Jadi kalau simpatisan PKS suka teriak2 anti komunis, aseng, asong, asing itu hanya menunjukkan ke-PKS-annya kurang kaffah.
http://pks.id/content/pks-dan-ak-parti-saling-belajar

Hati-Hati, Jadi Muslim Yang Kaffah Tidak Terperosok Teroris

Ilustrasi
3. Dari sikap paling sesuai sunnah,  ngerembet ke sikap lebih Islami dari yg lain. Kalau uda begini anda beda pilihan/pendapat dg mereka langsung dianggap sesat,  kafir, bid'ah. Kadang thd orang tua/keluarganya sendiri sering konflik hny krn beda cara beragama. 
 

Perempuan dan Kebencian

Ilustrasi
Ah, banyak luka di hari ini, yg bertepatan dengan Hari Ibu Internasional. Yang terbaru, tentu saja pelaku bom di Surabaya juga seorang perempuan. Sangat disayangkan. Bagi teroris, perempuan kerapkali digunakan sebagai alat teror untuk penyemangat teroris laki-laki untuk berani melakukan amaliyah termasuk bom bunuh diri. Mereka dijadikan pelecut semangat 'jihad' bagi yang lain. 
 

Pages