intoleransi

Kenapa Orang Bisa Intoleran?

Jutaan tahun hidup seperti ini tak pelak membuat manusia menumbuhkan mekanisme psikologis semacam konformitas (lebih baik nurut lah daripada dimakan harimau), kesedihan atau bahkan kepedihan tiada tara ketika kita merasa sendiri dan terkucilkan dari lingkungan sosial, serta kecenderungan tak sadar untuk selalu mengikuti arahan kelompok yang menjadi identitas sosial kita.

PKS dan Radikalisme

Ilustrasi

3. Walaupun simpatisannya sering teriak anti komunis, anti aseng dan anti china; namun ternyata PKS menjalin kerja sama dengan PKC (Partai Komunis China). Oh ya, anak dari mantan presiden PKS juga kuliah di China. Jadi kalau simpatisan PKS suka teriak2 anti komunis, aseng, asong, asing itu hanya menunjukkan ke-PKS-annya kurang kaffah.
http://pks.id/content/pks-dan-ak-parti-saling-belajar

Hati-Hati, Jadi Muslim Yang Kaffah Tidak Terperosok Teroris

Ilustrasi
3. Dari sikap paling sesuai sunnah,  ngerembet ke sikap lebih Islami dari yg lain. Kalau uda begini anda beda pilihan/pendapat dg mereka langsung dianggap sesat,  kafir, bid'ah. Kadang thd orang tua/keluarganya sendiri sering konflik hny krn beda cara beragama. 
 

Perempuan dan Kebencian

Ilustrasi
Ah, banyak luka di hari ini, yg bertepatan dengan Hari Ibu Internasional. Yang terbaru, tentu saja pelaku bom di Surabaya juga seorang perempuan. Sangat disayangkan. Bagi teroris, perempuan kerapkali digunakan sebagai alat teror untuk penyemangat teroris laki-laki untuk berani melakukan amaliyah termasuk bom bunuh diri. Mereka dijadikan pelecut semangat 'jihad' bagi yang lain. 
 

Indonesia Simpan Bom Waktu Bernama Radikalisme

Ilustrasi

 

Makanya kenapa kami selalu MENOLAK TEGAS tempat ibadah untuk di jadikan tempat ajang berpolitik. Apalagi mereka yg ceramah nya adalah pendukung2 ISIS dan HTI. Itu adalah cara mereka masuk melalui pintu yg terbuka lebar, bagaimana mereka untuk cuci otak pemahaman2 ideologinya.

Maka Menagislah Kamu Indonesia

Ilustrasi

Jangankan berelasi terhadap agama berbeda, di kalangan sendiri kita gemar menegasikan kelompok lain. Tak muncul dari kita keberanian untuk mengaku bahwa tindak kekerasan atas nama Tuhan adalah keniscayaan tafsir dalam agama mana pun yang tak bisa disangkal. Kita perlu dengan rendah hati menerima kenyataan, menjadikan itu tanggungjawab komunal.

Pages