intoleransi

Arus Radikalisme Di Indonesia, Menyusup Dalam Pilpres

ilustrasi

Oleh karena itu siapapun yang pemikirannya melemahkan NU, mensuport gerakan puritanisme Islam akan saya lawan. Lawan dengan pemikiran dan akademik bukan dengan gelut dan senjata. Kita manusia bukan harimau yang berantem dengan cakarnya, atau serigala yang menerkam dengan taringnya.

Meramaikan Insiden Selandia Baru, Melupakan Yaman

ilustrasi

Bahkan Di Tanah Air Sendiri Tidak Terlihat Sama Sekali Aksi Bela Yaman Ataupun Aksi Peduli Tragedi Yaman Seperti Yang Sering Di Gaungkan Oleh Kaum Wahabi Di Saat Menggelar Aksi Perduli Syiria.
Lalu Dimanakah Letak Keadilan Itu ?
Karena Hingga Sekarang Keadaan Negeri Yaman Masih Dalam Kondisi Yang Menggenaskan Akibat Serbuan Kerajaan Khowarij Wahabi Arab Saudi Beserta Sekutunya Yang Kejam Dan Tidak Berperikemanusiaan.

Antara Supremasi Kulit Putih dan Intoleran Indonesia

 

Membunuh 49 orang Islam di Selandia Baru pada tahun 2019.

Modusnya selalu sama yaitu membunuh korbannya di tempat peribadatan. Orang keturunan India dibunuh di Kuil Sikh, orang Kristen kulit hitam dibunuh di gereja, orang Yahudi dibunuh di sinagoga, dan orang Islam dibunuh di masjid.

Toleran Pada Intolarensi

 

Kesempurnaan dalam persepsi masing-masing, membuat semua sektor jalan padat merayap. Ketika secara teknis India menjadi industri film terbesar dunia, mengalahkan Hollywood, kita baru tahu bagaimana keras-kepala, dan persistennya India. Bikin film apa saja, lindungi negara dari Hollywood. Sementara kaum nyinyir Indonesia ribut, film kok kek gitu mulu? Hanya karena perubahan teknologi dan hadirnya anak-anak muda a-historis, lahirlah warna baru film kita lewat jalurnya sendiri.

Khilafah Masih Jauh

Ilustrasi

Tapi saya cukup lega, melihat Prabowo masih berbaur dengan keluarga besarnya yang nasrani. Masih merayakan Natal bersama, masih mau mengucapkan Selamat Natal disaat para pendukungnya menganggap hal itu sebagai sesuatu yang haram. Itu bukti bahwa Prabowo punya toleransi. Jauh didasar hatinya mungkin dia masih punya rasa kasih, dan rasa cintanya kepada Pancasila tetap terjaga.

Sekedar Perbandingan Konflik

Ilustrasi

Coba renungkan! Betapa beruntungnya kita tinggal di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yg berdasarkan Pancasila dalam Bhinneka Tunggal Ika. Tidak perlu was was dan ketakutan ada peluru beterbangan, bom meledak kesana kemari, curiga pada yg orang lain karena takut musuh yg setiap waktu siap membunuh, dan aneka kekejaman, kedzaliman, ketakberperikemanusiaan lainnya.

Nisan Salib Dipotong, Intoleransi dan Radikalisme Itu Nyata!

 

Setelah sampai pemakaman, beberapa oknum minta dengan paksa supaya salibnya dipotong. Ini berlanjut pada malam harinya ketika keluarga hendak mengadakan doa arwah hari pertama, dibubarkan dengan paksa oleh beberapa oknum tersebut. 
Selanjutnya doa diselenggarakan di Gereja Pringgolayan Yogya.

Pages