Indonesia

Damai Natal di Indonesia

Ilustrasi

Tapi mengilas ingatan masa kecil saya, sebagai yang biasa didapuk jadi pemeran Bunda Maria kecil, mencecap Natal sebagai simbol dua hal: kesederhanaan dan kembali ke esensi. Orangtua, yang ingin seorang bayi lahir dengan selamat, tidak melihat kandang domba sebagai simbol kerendahan, yang penting si bayi lahir dengan sehat. Raja-raja yang turun dari kuda-kuda mewah mereka, melepaskan seluruh protokol kemewahan, merunduk masuk ke kandang domba menjadi manusia yang menghikmati sebuah proses kelahiran.

Perjuangan Berat Presiden Jokowi di KTT OKI

Ilustrasi

Seperti saya duga, KTT OKI di Istanbul hanya menghasilkan deklarasi2 normatif tentang Palestina: mengakui Jerusalem Timur sebagai ibukota Palestina, menyeru dunia untuk mengakui kemerdekaan Palestina, mengecam keputusan Trump, dan sederet deklarasi diplomatis yang Israel sudah sangat kebal padanya.

Kitab Pondasi Indonesia "Dar Islam"

Ilustrasi

Kitab ini dapat menjadi contoh untuk menilai noraknya orang-orang yang ingin mengganti Indonesia dengan khilafah. Hindia Belanda saja oleh kitab ini disebut Dar Islam, apalagi Indonesia sekarang. Presidennya muslim (dan baik hati), rakyatnya mayoritas muslim (walaupun sebagian kelompok kadang bikin sakit hati), para gubernurnya juga Muslim (apalagi yang di Betawi), dan orang Islam boleh mengekspresikan keislamannya sebebasnya (termasuk bebas ngomong bagi pemimpi khilafah)...

Untuk Para Penggemar Khilafah

Ilustrasi

Dan pasca Revolusi berdarah itu, setelah tumbangnya pemerintah dan setelah porak porandanya Libiya, Hizbut Tahrir yang pada mulanya selalu bengak bengok dengan penegakan Syari'at Islam dengan issu Khilafahnya tidak menunjukkan batang hidungnya, ironis dan menggelikan. Sampai hari ini, iya, sampai detik ini, jangankan menegakkan Syari'at Islam, bersuara saja tidak!!!

Merah Putih VS Bendera Rasulullah

Ilustrasi

Ajaran Islam tidak menentukan warna bendera. Bendera Rasulullah saw bukanlah syiar agama, akan tetapi hanya kode untuk mengisyaratkan strategi perang (alwanu rayat fi tilkal fatrah lam takun tumatstsilu syiaran walakin rumuz). Bendera Rasulullah saw dikibarkan oleh tentara pilihan yang paling pemberani, yakni Hamzah, Ali bin Abi Thalib, dan Mush’ab bin ‘Umayr.

Ujian Muslim Sebagai Umat Mayoritas

Ilustrasi

(4). Allah swt akan smkn tidak ridha terhadap sikap arogan muslim ketika dibiarkan mayoritas, yang lama2 akan jauh dari rahmat Allah. Jika Allah sudah tidak mau lagi memberi rahmat kepada kaum muslim, maka azablah yang akan diterima kaum muslim sebagai pengganti rahmat yang sudah2 tapi tidak mau disyukuri. AzabNya bisa saja turun secara bertahap. Mula2 umat islam kita tetap mayoritas tapi mudah terpecah belah.

Pages