IMF

Lagi, Kata SMI Soal Hutang Indonesia

Ilustrasi

Seperti diketahui, rasio utang terhadap PDB AS melambung tinggi sejak 2008 hingga 2017 yang berada pada level 105,4% terhadap PDB.

"Tapi banyak yang tidak percaya Indonesia lebih baik dari AS. Karena AS adalah perekonomian yang sangat besar di dunia, orang-orang berpikir itu pasti Menteri Keuangan Indonesia yang membuat-buat," canda Sri Mulyani yang disambut tawa para hadirin.

Awas IMF

FAZ: "Tapi kenyataannya sekarang hutang RI membengkak jadi Rp.4.000 trilliun! Piye jal?"

Soros: "Secara faktual, hutang Jokowi sebenarnya adalah Rp.800 trilliun. Sisanya adalah warisan rezim-rezim sebelumnya. Ditambah hitungan bunga yang belum terbayar. Dan hutang Jokowi porsinya lebih banyak pada penerbitan SBN (Surat Berharga Negara). Ibaratnya kamu berhutang pada brangkasmu sendiri."

Kekaguman Managing Director IMF Kepada Jokowi

Setelah melihat banyaknya ibu-ibu pedagang ikan dan inang-inang pedagang Tanah Abang, Lagarde mengatakan kepada saya, “Tadinya saya concern mengenai partisipasi perempuan dalam aktifitas ekonomi di Indonesia. Tapi saya lihat ternyata di pasar itu lebih banyak perempuannya dari pada laki-lakinya yang berdagang.” Begitulah pujiannya terhadap ekonomi Indonesia yang ternyata jauh lebih bagus daripada yang Beliau lihat sebelumnya.

Dibawah Jokowi, Indonesia Makin Optimis

Ilustrasi

Oleh Denny Siregar

Seseorang tiba2 nyeletuk, katanya kita bisa bangkrut seperti Yunani..aaah
Sebenarnya dia tidak tahu betapa jauhnya perekonomian Yunani dg kita. Saya mulai menerangkan dg pemahaman yg mudah,tidak pakai penjelasan Faisal Basri yg terlalu teknis, biar dia mudah mengerti. Saya mulai dengan rasio utang Indonesia yg terendah di Asia, tahun ini cuma 24,7% dari PDB, bandingkan dg Yunani yg 155,3% dari PDB.

Mafia VS Jokowi

Ilustrasi

Oleh Liza Novijanti

Mengapa mafia sulit diberantas? Karena mereka mempunyai sumber dana yang kuat. Darimana dana itu berasal? Dari rakyat. Kok bisa? Ya, karena para mafia itu mendirikan bank untuk menggalang dana segar dalam membiayai beberapa perusahaan di bawah naungannya. Itulah mengapa para mafia yang biasanya konglomerat itu bisa kuat tak tergoyahkan dan menguasai perekonomian Indonesia.

Pages