ILC

Dasar Dungu!

Ini politik bung. Bukan studi kasus mata kuliah psikologi. Justru Jokowi sedang mempertontonkan seni berpolitik tingkat tinggi, dimana dalam hitungan menit dia harus mengambil sebuah keputusan yang penting dan strategik. Untunglah Tuhan mengaruniakan otak encer, tak sedungu kamu Rocky, sehingga Jokowi mampu lolos dari pilihan yang sulit.

Karni Ilyas yang Buas

 
Adalah acara ILC yg membahas ttg sertifikasi ustadz menjadi amunisi menyerang kebijakan pemerintah cq menteri agama. Kebijakan ini seolah menjadi dosa tak terampuni, minta di batalkan, memecah belah umat, dan cemooh seolah kebijakan ini jd teroris utk para ustadz.
 
Orang2 ini dgn kadar intelektual diatas rata2, tp krn hatinya dipenuhi kebencian maka yg keluar jadi "picisan" bkn pencerahan, malah mengarah kepenghasutan yg bisa membuat perpecahan.
 

Fiksi ILC

Ilustrasi

ILC menyadari bahwa masyarakat secara realitasnya itu sangat gemar info/berita yang update, booming dan juga kontroversi. Sehingga, ILC dengan ragam kontroversinya baik itu dari narasumber atau bahkan sang hostnya (Karni Ilyas) yang dinilai berat sebelah bagi para Kecebong, adalah bagian mewujudkan apa yang diinginkan oleh masyarakat itu sendiri sekaligus mengais rejeki dari bisnis entertainment dengan kemasan politik didalamnya.

Kedhaliman Yang Nyata

Ilustrasi

"Seandainya tidak ada yang melaporkan, maka saya sendiri yang akan melaporkannya. Terlepas dari Agama atau penganut Kitab Suci lain menyikapinya, bagi saya ini sudah menyangkut substansi dasar dari Akidah saya, yaitu Rukun Iman. Dimana salah satunya adalah wajib mempercayai Kebenaran Kitab Suci. Makanya saya juga mempertanyakan Ghirah dari mereka yang selama ini berteriak-teriak atas nama Membela Agama.

Lidah Sang Professor Yang Lupa Disensor

Ilustrasi

Lantas, saya pun timbul tanda tanya kecil dalam hati nurani saya.
" Agama Bapak Rocky itu Apa ? "
Jika agama bapak adalah Islam, maka pantaskah bapak menyebut kitab suci itu Fiksi, saya pun juga tidak faham dan tidak tahu apakah bapak itu membaca Basmalah sebelum melakukan eksperimen tentang kitab suci?

Pages