Ideologi

Fundamentalisme

ilustrasi

Ada sebuah kekuatan besar, dugaan saya, yang hendak membasmi fundamentalisme. Jokowi dan NU bergerak cepat dengan mengusung Islam Nusantara. Tugas mereka selama 5 tahun ke depan adalah menghidupkan konsep tersebut untuk dihirup mayoritas muslim negeri ini. Masalahnya, itu cuma NU. Bagaimana dengan Muhammadiyah dan berbagai sekte lain?

Menampar Pengusung Khilafah Lewat Tangan Prabowo

ilustrasi

Jadi jelas, para pengusung ideologi khilafah tak mendapat dukungan dari kedua capres. Orang-orang masih banyak yang meremehkan bahaya ideologi politik khilafah ini, mereka tidak tahu mengapa Malaysia, Turki, Mesir, Libya, Arab Saudi dan negara lslam lainnya melarang Hizbut Tahrir dan HT ini justru berkembang di negara Barat. Mereka bukan menyatukan tapi memecah belah karena anti perbedaan bahkan di kalangan Muslim sendiri. 

Capres Minim Gagasan Pancasila

ilustrasi

Ini memang terkait dengan penguatan kembali Pancasila di era Presiden Jokowi yang tidak jelas blue print-nya. Berbeda dengan era Presiden Soekarno dengan Manipol-USDEK, dan Soeharto dengan P-4. Meskipun kedua program ini rawan kritik, tapi jelas landasan konseptualnya, dan strategi pendidikannya. Di era BPIP, garis besar itu belum ada, atau belum tersosialisasikan. Ini juga mengindikasikan belum kuatnya perumusan kembali diskursus Pancasila dalam lembaga ini.

Menakar Debat Putaran Keempat Pilpres 2019

ilustrasi

Prabowo (nampaknya) secara halus mengatakan bahwa bagaimanapun, indoktrinasi itu harus dilakukan.. walaupun bahasanya diperhalus menjadi edukasi (formal).. jadi inget, waktu kecil ikut berapa kali aja penataran P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila).. hafal di luar kepala (nyampai di dengkul lebih tepatnya), 36 butir pancasila.. sekarang katanya ada 45 butir, tapi nggak suruh dihafalkan..

Hati-Hati Perusak Bangsa Menyusup

ilustrasi

Jangan berfikiran sempit hanya ingin mendukung orang yang tidak berprestasi bagi bagi rakyat dan bangsa lalu mengorbankan sendi-sendi kerukunan antar anak bangsa ini.

Haram bangsa ini memberi ruang bagi Ideologi asing yang di bungkus Agama untuk mengganti dasar berdirinya NKRI..kami tidak butuh Khilafah ala HTI-Wahhabi.

Pages