humaniora

Benarkah Ada Janji Bidadari Bagi Mujahid Pencari Surga?

Sebetulnya, menyebut teroris sebagai mujahid merupakan kekeliruan dan permasalahan. Jihad yang mereka lakukan sekarang justru sangat bertolak belakang dengan jihad yang dilakukan di masa Nabi dan juga para sahabatnya. Terlebih lagi, ada banyak etika Islam dan prinsip kemanusiaan yang mereka langgar.

Sunah Yang Dipaksakan

Sebelum munculnya kelompok ini keberadaan islam di indonesia aman, damai, sentosa, muslim dan non muslim saling bersinergi, tidak ada orang brengsek yang lantang teriak KAFIR, abangan dan putihan rukun, tidak ada orang gila yang teriak musyrik, rakyat dan pemerintah harmonis tidak ada setan yang teriak khilafah, NKRI toghut kafir, semua nyaman, aman terkendali, di siang ramadhan warung makan tetap buka dengan tenang, tidak ada kampanye HORMATILAH ORANG PUASA, semuanya saling mengerti tanpa menuntut di hormati,

Dibalik Tagar #2019GantiPresiden

3. Mereka mau negara ini chaos dg provokasi mereka dan dg cara Viking Way dikiranya Prabowo bisa jadi Kudator penyelamat bangsa. The Avengers aja ga bakal pake jalan kotor kayak gini utk jadi hero;
4. Mereka ga bisa menghantam sukses infrastruktur yg dibangun Jokowi - JK;
5. Mereka ga punya program kerja yg bisa diadu;
6. Mau menghemat dg cukup beli kaos oblong tipis dan disablon tipis2;

Meneladani Rasulullah Melawan Kebencian

Peristiwa Nabi di atas mengajarkan kita untuk bangun, tidak berdiam diri dibalik selimut (masalah). Perintah itu juga datang setelah perintah membaca, artinya sebelum kita melakukan sesuatu, harus tahu dulu apa yang sebenarnya terjadi, membekali diri dengan keilmuan yang kuat. Sehingga kita akan bijak dalam melakukakan sesuatu, seperti kata Pramoedya, “adil sejak dalam pikiran.” Kebencian yang kita lihat akhir-akhir ini adalah dampak dari tutur kata atau prilaku yang tidak dilandasi pikiran bijak.

Pages