humaniora

Kasihan Rakyat Kecil Dibodohi Jargon Kampanye Prabowo

"Harga naik atau turun itu berdasar hukum pasar, antara suply dan demand. Bukan tergantung siapa presidennya. Secara normatif, tiap tahun pasti harga harga naik untuk menyelesaikan inflasi. Cuma orang bodoh yang bisa dibohongin dengan jargon murahan seperti itu dan mau percaya."

Begitu ya pap. Apa tetangga kita tidak tahu mengenai hal ini?

Bagaimana Hukum Menganggu Orang Lain dengan Pengeras Suara Masjid?

Sebenarnya tadarus atau pemutaran kaset pengajian dengan pengeras suara masjid atau mushalla untuk sejumlah keperluan tersebut boleh saja. Tetapi pemutaran kaset itu atau tadarus Al-Quran dengan durasi panjang misalnya lebih dari satu jam juga tidak baik karena dapat mengganggu orang yang memerlukan kondisi tenang. Pemutaran kaset terlalu lama hanya membuat bising atau polusi suara hingga menggangu aktivitas sebagian masyarakat.

Cara Mencuci Uang Yang Barokah

Nah, kira-kira perusahaan jasa jenis apa yang pas sebagai mitra saya? Yang jelas, bukan jasa keuangan yang mudah diaudit dan diawasi. Makanya saya lebih memilih Perusahaan Biro Perjalanan karena perijinan dan pengawasannya tidak dibawah naungan OJK. Selain itu saya bisa memecah dana saya dengan ribuan nama konsumen (fiktif) yang saya atur bersama mitra. Dengan begitu, nomor seri uang dari saya menjadi acak dan tercampur dengan uang dari konsumen (riil) mitra.

Potret Atlit Sepak Takraw : Lena dan Leni Tak Putus Nyali

Setamat SMP, mereka lanjut SMA. Makin terjal saja jalannya. Makin sulit saja keadaannya. Kondisi ekonomi keluarga makin payah. Satu hari mereka melihat pengumuman, beasiswa bagi siswa yang berprestasi untuk sepak takraw. Mereka melihat hanya itu jalan keluar agar bisa terus sekolah, mereka ikut berlatih sepak takraw. Olahraga yang tak pernah mereka tahu. Ngotot keduanya berlatih itu agar bisa dapat beasiswa dan terus sekolah.

Memenjarakan Pengkritik Islam, Ajaran Darimana Itu?

Suatu hari, ada sekelompok Yahudi mendatangi Nabi SAW. Saat itu Aisyah kebetulan sedang berada di rumah menemani beliau. Para Yahudi itu berkata kepada Nabi SAW, “al-saam ‘alaik,”--“Mampuslah kau, wahai Muhammad.” Kurang lebih begitu terjemahannya. Mendengar sumpah serapah ini, Aisyah sebagai istri Nabi tentu geram dan membalas ujaran mereka dengan setimpal. Asiyah membalasnya, “Al-saam ‘alaikum, wa la’anakumullah wa ghadhiba ‘alaikum.” “Celaka kalian, umat Yahudi.

Bibit Radikal dan Toleransi Sudah Ada Sejak Dulu

Pahamilah sayang, kamu sekarang sedang di negara dimana ada sekumpulan manusia2 pemegang kunci syurga saat melakukan ibadah haji berteriak "2019 ganti Presiden..", Mengertilah sayang, saat ini kamu sedang tinggal di negara dimana ada parade anak2 menggunakan jubah hitam memegang replika senjata diberi bantuan 25 juta oleh menteri pendidikannya.

Pages