humaniora

Wawancara dengan Gus Yahya: Tak Ada Untungnya Bela Israel

Duduk bersila di sofa ruang kerjanya, Yahya meladeni wawancara sampai dua setengah jam. Ditemani kopi hitam dan empat bungkus rokok, tanya-jawab diselipi guyon di sana-sini, seperti tulisan-tulisannya di situs komunitas humor santri, Terong Gosong, yang diasuhnya.

Apa latar belakang yang membuat Anda berbicara dalam forum global Yahudi di Yerusalem?

Guru Yang Berani Bersikap Sesuai Nuraninya dan Kang Emil

Emil meyakini bahwa pertolongan Allah akan hadir untuk Rabiatul yang mendapat cobaan. Bagi Emil, sikap Rabiatul yang memaafkan pihak sekolah menjadi teladan.

"Ibu juga orang baik karena sudah memaafkan mereka yang melanggar hak asasi ibu. Akhlak Ibu lah yang akan selalu kami jadikan contoh dan teladan," ungkapnya.

Pages