humaniora

Bagaimana Bisa Sandiaga Dijadikan Ulama dan Kini Justru Ditanyakan Tentang Cara Dia Beragama

Apa yang saya tuliskan tidak ada urusannya dengan kampanye pemilu. Sebagai PNS saya tidak boleh tergabung dengan tim politik manapun, termasuk Jokowi-Ma’ruf. Apa yang saya sampaikan adalah keprihatinan sebagai umat Islam dan warga negara Indonesia yang tidak mau agama dan negaranya dirusak oleh orang-orang yang bermazhab kardus, yang wudhu dengan cara diobok-obok dari gayun

Jokowi dan Prabowo, Kenapa Yang Satunya Dianggap Mewakili Umat Islam Yang Satunya Anti Islam?

Padahal, yang dituju oleh Alquran adalah lebih dari itu. Ya, para “pemegang kuasa” adalah orang-orang yang dalam Q.S. Al-Nisa’ ayat 58 diidentifikasi sebagai orang yang akan memikul tangunggjawab “agar menunaikan segala amanat kepada yang berhak… memberi hukum di antara khalayak secara adil”.

Begini Cara Membedakan Agama dan Simbol

Derrida juga menyatakan bahwa segala sesuatu yang hadir hanyalah bahasa yang terserak, meninggalkan remah-remah makna yang dilupakan dan disingkirkan, sehingga tugas kita adalah membongkar (dekonstruksi) bahasa tersebut. Akan tetapi, posmodernisme dianggap jatuh pada subjektivisme dan yang riil, yang benar, yang sejati, pada hakikatnya nihil – meski Derrida menyatakan kebenaran hanya tertunda.
Karena itu kita harus menengok prinsip wujud (ontologi) menurut al-Ghazali.

Islam Kaffah, Konsep yang Banyak Disalahtafsirkan

Jujur saja, pertanyaan itu cukup berat bagi saya. Saya harus menjawabnya dari perspektif keagamaan, juga psikologi agar saya bisa mendorong mahasiswa itu (dan juga yang lainnya) untuk mengambil sikap yang tidak terburu-buru mengikuti mereka. Membahas indikator Islam kaffah tentu saja akan sangat panjang dan lebar. Bahkan, mungkin bisa jadi menghasilkan buku. Akan tetapi, saya akan membahasnya dengan singkat dalam tulisan.

Bagaimana Hukum Pakai Baju atau Topi Bertulis Kalimat Tauhid?

Terkait keharaman memakai baju bertuliskan kalimat tauhid atau ayat al-Qur’an ini, beliau beralasan bahwa menjaga kemuliaan kalimat tauhid dari najis dan dari tempat yang tidak layak adalah wajib. Sebaliknya, meremehkan dan tidak memuliakan kalimat tersebut adalah haram. Beliau berkata;

Pages