humaniora

Aa Gym, Ahok dan Fir'aun (2)

Siapapun nama fir'aun yang berkuasa di zaman Musa, yang jelas narasi tentang Musa versus Fir'aun ini ada pada era Kerajaan Baru. Perlu diketahui, sejarah Mesir Kuno dibagi menjadi sejumlah periode atau era yang cukup pelik mengkategorikannya. Sebelum era fir'aun atau zaman dinasti awal (sektar 3,000 SM), peradaban Mesir sudah cukup berkembang, dan termasuk salah satu peradaban tertua di dunia.

Kali Ini Tentang Bu Veronica Ahok

Saya melihat dengan mata kepala sendiri dari senyumnya yg orang bilang cocok untuk seorang Ibu Gubernur, sampai marah-marahnya Ibu Ahok ini. Saya mengalami sendiri bagaimana beliau memimpin, berpikir untuk kebaikan masyarakat kota Jakarta. Pemikirannya sangat detail karena beliau ingin semua dana yang dikeluarkan tidak luput sedikitpun untuk memberi kebaikan bagi warga.

Ulama Itu Apa Sih?

Kelak, pemerintah Turki Usmani-lah yang melakukan "redefinisi" kata ulama menjadi "ahli agama Islam". Turki Usmani pulalah yang melakukan "sistematisasi" gelar ulama sekaligus "merestrukturisasi" dan mengangkat peran ulama sebagai "Shaikh al-Islam" yang sangat bergengsi karena sebagai "penasehat" sultan.

Membuntuti Ahok, Melihat Ahok Yang Sebenarnya

Ahok dari Ruang ke Ruang, Dari Meeting ke Makan, Dari Pagi Sampai Malam

Mengikuti Ahok bekerja seharian di Balaikota artinya mengikutinya berpindah-pindah dari ruang meeting ke ruang meeting yang lain. Saat saya tiba, Ahok sedang di mejanya menandatangi berbagai dokumen dibantu oleh ajudannya, Mas Pri. Saya sempat merekamnya melalui Facebook live.

Mengulik Sertifikasi Ulama

Krisis ulama dan cendekiawan muslim harus diakui tengah melanda di dunia Islam, bukan hanya di Indonesia tetapi juga dunia. Sementara ulama yang ada memilih untuk diam tak bersuara, lalu banyak kalangan politik yang menggunakan momentum ini untuk menciptakan ulama-ulama yang sesuai dengan tujuan politiknya. Akibatnya, adalah kekacauan luar biasa dan kekerasan atas nama agama terjadi di mana-mana.

Tokoh Kok Baperan

Ada yang baper karena isu, kasus, masalah, atau apa yang dipercakapkan orang lain ternyata bersinggungan dengan perbuatan atau tindakan, perkataan, dan pikirannya.

Namun, ada juga percakapan yang sama sekali tidak bersinggungan dengannya, namun, dia merasa seakan-akan telah menjadi orang tertuduh, obyek perbincangan, walau sebenarnya tidak demikian.

Cara Nahdlatul Ulama Menghadapi Perbedaan

Kisah antara Kiai Bisri dengan Kiai Wahab itu menunjukkan bahwa perbedaan pendapat adalah hal biasa di kalangan Nahdlatul Ulama (NU). Tidak hanya satu-dua kali keduanya berbeda pandangan. Contoh lainnya: Kiai Wahab pernah membujuk Kiai Bisri agar NU terlibat dalam Dewan Perwakilan Rakyat Gotong-royong (DPRGR) semasa pemerintahan Presiden Soekarno.

NU dan Spesialisasinya Menjadi Penyeimbang

Ironisnya, Kartosuwiryo dulu mengaji kepada Kiai Yusuf, dan menjadi penasehat spiritualnya di Partai Sarekat Islam Indonesia (PSII). Tapi, perbedaan sudut pandang membuat murid gelap mata. Gagal membujuk Kiai Yusuf, yang tampaknya akan dijadikan semacam "pemimpin spiritual" atau mufti, DI/TII mengalihkan target. Kali ini, KH. Ruchiyat, pemimpin pesantren Cipasung, Tasikmalaya, menjadi target aksi. Beliau ditawari menjadi mufti, tapi menolak.

Konsep "Negara Islam" itu Sekuler

Dengan kata lain, Islam hanya mempedulikan tentang etika, norma, nilai, dan tujuan dari sebuah tatanan pemerintahan, bukan soal sistem, bentuk, tipe, atau corak tatanan pemerintahan itu. Masalah keadilan, kemakmuran, kesejahteraan, perdamaian dlsb bisa diwujudkan dalam sistem politik-pemerintahan dan sistem perekonomian apapun (demokrasi, monarkhi, Islamisme, sosialisme, komunisme, dlsb).

Pages