humaniora

(Sebagian) Umat Islam Itu Memang Koplak

Mereka mencaci-maki pemerintah setempat sebagai "kapir-tiran" tetapi menikmati fasilitas-fasilitas yang disediakan pemerintah. Bahkan tidak sedikit para aktivis dan simpatisan "almarhum" HTI maupun ormas-ormas Islam tengil lainnya yang menjadi PNS atau pejabat negara. Koplak kan?

Mereka mencaci-maki para pemimpin kapir tetapi menikmati duit atau gaji dari si kapir itu. China-nya diharamkan tetapi angpao-nya dihalalkan. Koplak kan?

Belajar dari Niai-nilai Pejuang

Di era kemerdekaan- era Orba, kita bisa lihat bagaimana PDIP di zolimi oleh Orba. Banyak kader PDIP di tangkap. Ada juga yang mati dalam aksi demontrasi yang direkayasa penguasa. Namun Megawati tidak pernah lari. Dia tetap percaya dengan proses hukum Indonesia. Kezoliman itu dihadapi dengan perang di pengadilan. Lebih 10 DPD PDIP diseluruh Indonesia mengajukan gugatan ke Pengadilan atas keputusan rezim Soeharto yang dianggap tidak adil.

Masih Ada Waktu Keluar dari Jalan Buntu

2

Konsekuensi poin satu: Dengan demikian, jika orang tak percaya demokrasi dan hak asasi manusia, mereka sah punya visi tentang khilafah yang anti demokrasi dan anti hak asasi manusia. Lembaga apakah di kalangan umat ataupun ulama sendiri yang bisa menengahi pertentangan ini? Sementara ini tak kelihatan, selain pertarungan. Pertarungan yang baik adalah pertarungan ide.

Surat Kepada JK

Pak JK yg mulia, memasuki pilkada Jkt dari awal kelihatan Bpk tdk suka kpd Ahok , apa krn dia Cina, kristen dan penjaga uang rakyat serta musuh koruptor atau musuh Bpk sekaligus shg Ahok hrs dipenjara dan binasa, settingan penistaan yg bgt masif, masjid dijadikan posko pemitnahan, mimbar jumat dijadikan pengumbar kebencian, apakah Bpk luput dari hingar bingar itu, pasti tdk, Bpk tau dan mendukung itu semua, sadarkah Bpk sbg ketua atau mantan ketua dewan masjid Indonesia tlh membiarkan masjid dijadikan tempat m

Dipaksa Menerima [Vonis Ahok], Sungguh, Hati ini Tak Bisa

Bakat politik Ahok, bakat kejujurannya, bakatnya yang menghibur banyak orang, bakatnya yang ingin disalurkan ketika tidak menjadi gubernur lagi, harus diasahnya lebih giat. Tentu bukan di rumah, bukan di perpustakaan, melainkan di penjara. Ahok harus berdaya, seperti yang dilakukan Pramoedya, Sukarno, juga tokoh bangsa lainnya yang menikmati penjara sebagai pendaman cita-cita.

Saudara dalam Kemanusiaan

Saya duduk dan mengamati lalu lalangnya manusia. Merinding dibuatnya. Mereka datang dari jauh - tanpa dibayar - dan berkumpul di titik yang sama.

Keindahan tampak dari begitu banyak ras dan suku yang berbeda dalam satu wadah. Seperti pelangi, tidak pernah bosan melihatnya. Karya agung Tuhan dalam penciptaan manusia dengan berbagai golongan dan warna kulit yang tidak sama.

"Habaib"

Menurut Muhammad Asad, penulis lebih dari 20 buku yang terbit di Timur Tengah dan yang puluhan tahun mengenal Habib Ali Alhabsyi Kwitang, bahwa majelis taklim Habib Ali dapat bertahan selama lebih dari satu abad karena inti ajaran Islam yang disuguhkannya berlandaskan tauhid, kemurnian iman, solidaritas sosial, serta akhlakul karimah. Dia juga menjelaskan bahwa ajaran dakwah Habib Ali berupa pelatihan kebersihan jiwa, tasauf mu’tabarah dan dialog antara makhluk dengan al-Khalik serta antara sesama mahluk.

Dosen Sosiologi FISIP-UI Bagi Pengalaman Interaksi dengan Kelompok Islam di Kampus

Sebagai maba tentu berkegiatan dengan senior menjadi kebutuhan, apalagi iklim kuliah beda dg era SMA. Dalam klmpk pengajian tsb, saya dikondisikan untuk: bisa hijrah pakai jubah (jilbab syar'i di era kini), meski saat itu saya sudah berjilbab; KTP dianggap thagut, bhkn diminta dibakar; Orangtua yang keislamannya diragukan tidak sah menikahkan anaknya sehingga sbaiknya imam mrk yg menikahkan; saya ditanya bersedia dicarikan jodoh n segera menikah lbh baik?

Pages