HTI

Khilafah Masih Jauh

Ilustrasi

Tapi saya cukup lega, melihat Prabowo masih berbaur dengan keluarga besarnya yang nasrani. Masih merayakan Natal bersama, masih mau mengucapkan Selamat Natal disaat para pendukungnya menganggap hal itu sebagai sesuatu yang haram. Itu bukti bahwa Prabowo punya toleransi. Jauh didasar hatinya mungkin dia masih punya rasa kasih, dan rasa cintanya kepada Pancasila tetap terjaga.

Jokowi Boneka Megawati?

Ilustrasi

Ex HTI tak peduli lagi dengan kualitas keIslaman Prabowo yang ala kadarnya itu, tapi lebih cenderung ingin menunggangi Prabowo untuk kepentingan mereka yang lebih besar, yaitu mengganti Pancasila dengan ideologi khilafah yang mereka impikan. Itulah sebabnya mereka tutup mata dengan segala ketelanjangan dan kepolosan Prabowo dalam berIslam, karena ex HTI butuh tunggangan untuk mewujudkan mimpinya. Prabowo adalah kendaraan mereka. Prabowo cuma bonekanya HTI.

Seruan Reuni Jihadis Pasukan "Monaslimin"

Ilustrasi

Reuni 212 ini bak jadi lahan 'Jihad' bagi kaum 'Monaslimin' seantero-negeri. Beberapa ancaman agak halus dilontarkan tatkala ada alumni yang tidak ikut reuni. Seperti salah satunya, dicap sebagai 'kaum munafik'. Atau bahkan seperti mahasiswa di suatu kampus yang diwajibkan untuk ikut reuni. Jika tidak ikut, nilai tidak keluar.
.

PKS, HTI, FPI DAN PLIN PLAN NYA IDEOLOGI ISLAMIS

Ilustrasi

Jadinya, PKS legowo diiming-imingi posisi wagub DKI yang itupun punya potensi diperdaya oleh kader-lader Gerindra yang tak kalah ambisiusnya.

Sandi Uno beberapa kali mempertontonkan kebodohan dan ketidaktahuannya soal agama. Terakhir dia tanpa adab melangkahi kuburan ulama besar NU KH Bisri Syansuri di Jombang.

Menelaah Kemungkinan BIN Memasang Bendera ISIS Di Rumah Rizieq Shihab

Ilustrasi

Dan, Tujuan Intelijen Negara adalah mendeteksi, mengidentifikasi, menilai, menganalisis, menafsirkan, dan
menyajikan Intelijen dalam rangka memberikan peringatan dini untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan bentuk dan sifat ancaman yang potensial dan nyata terhadap keselamatan dan eksistensi bangsa dan negara serta peluang yang ada bagi kepentingan dan keamanan nasional.

He Is Nothing

Ilustrasi

Bagi saya dan bagi bangsa ini keberadaan orang itu sebagai anak bangsa lebih banyak mudharatnya dibanding manfaatnya. Oleh karena itu orang itu tidak pernah saya anggap sebagai FAKTOR dalam kehidupan saya atau kehidupan bangsa ini. Selama kita selalu memperbincangkan entah dalam rangka memuji-muji atau mencaci maki, secara tidak langsung dan secara tidak sadar kita telah menempatkan dirinya sebagai FAKTOR dalam hidup kita. Entah faktor positif atau negatif.

Pages