HTI

Perkawinan Kaum Radikal dan Teroris

Ilustrasi

Nah, para pendukung organisasi terlarang HTI selalu berargumen bahwa HTI tidak pernah melakukan tindak pidana, maupun kekerasan, bahkan teror. Akan tetapi mereka tidak pernah mau mengakui bahwa HTI sebagai gerakan politik itu secara sadar dan terstruktur ingin menggantikan falsafah hidup Indonesia menjadi sistem pemerintahan Khilafah.

Sesat Pikir Tulisan Tauhid Di Bendera, Kaos Dan Topi

Ilustrasi

"Kalau begitu, apakah untuk meyakinkan semua orang bahwa kamu pemuda tampan adalah dengan menuliskan kata " تمفان " (TAMVAN) di jidatmu? Tidak kan?! Bisa-bisa kamu malah dianggap gak waras. Lebih parahnya lagi, nanti dikira mengikuti ciri-ciri Dajjal Sang Penebar Fitnah dan Adu Domba. Dimana ia digambarkan memiliki salah satu ciri tulisan " كافر " (KAFIR) di jidatnya."

"Iya juga sih.."

Saat Ini Banser Pasang Badan Demi NKRI Lawan HTI

Ilustrasi

Kedua adalah kelompok politik yang tidak searah dengan dukungan politik NU pd Pilpres 2019. Meskipun NU mendeklarasikan diri sebagai ormas Islam yang berposisi netral, namun siapa yang tidak mengasosiasikan KH. Ma’ruf Amin sebagai simbol atau sosok tokoh NU. Kelompok ini sebenarnya hanya “pembonceng” saja. Mereka tidak peduli dgn HTI atau apapun. Isu yg mereka angkat adalah bahwa saya atau kami tidak mengenal HTI, yang kami tau ketika kalimat Tauhid dibakar, maka kami marah.

Ini Irisan HTI dan PKS

Ilustrasi

Antara HT dan PKS memang memiliki irisan historis dan ideologis. Hizbut Tahrir merupakan pecahan sayap ekstrem IM yang menolak demokrasi, meski menurut versi HT, mereka bukan pecahan, tapi pendiri IM Hasan al-Banna bersahabat dengan pendiri HT, Syaikh Taqiyyuddin An-Nabhani. Karena tak setuju dengan langkah IM yang menempuh langkah kompromis itu, Taqiyyuddin an-Nabhani mendirikan HT di Al Quds (Yerusalem), yang saat itu masuk wilayah Yordania, pada 1953.

Gp Ansor Minta Maaf , Exit Strategy Yang Cerdas

Selain HTI, insiden pembakaran di Garut itu juga dimanfaatkan untuk menggoyang kredensial dan wibawa Ma’ruf Amin sebagai cawapres. Kubu lawan Jokowi yang kehabisan bahan bakar untuk membohongi rakyat lewat ikatan pete, mendapat peluang meraup dukungan dari Islam radikal. Apalagi Jawa Barat adalah lumbung suara terbesar setelah Jawa Timur. Basis Islam tradisional di propinsi ini tidak bakal menerima penjelasan apapun soal insiden pembakaran bendera. Namun mereka menerima pertobatan.

Pages