HTI

HTI Berkamuflase Dari Papua

Ilustrasi

Sebagaimana kita ketahui bersama, pengadilan HTI beberapa waktu lalu sempat ramai di medsos. Gus Guntur Romli dan kiai Ishomuddin menjadi target lontaran miring dan fitnahan selepas beliau berdua menjadi saksi di PTUN. Dan setelah kesaksian yang membungkam itu, kini ada sebaran video ceramah seorang ustadz yang ada label bendera HTI yang diakhir videonya terkesan nasionalisme banget.

Dengan Akidah yang Lurus, Akhlakpun akan Lurus

Baik Imam Shalhudin dan dinastinya Ayubiyah maupun Muhammad al-Fatih dengan dinastinya Utsmaniyah menjadikan manhaj Asy'ariyah sebagai akidah resmi Dinasti dan daerah kekuasaan mereka.

Felix Siaw, Ismail Yusanto, atau pengasong khilafah lainnya dan mereka yang membandingkan Muhammad al-Fatih dengan Dilan, akidah kalian apa? Asma wa Sifat? Atau Uluhiyah Rububiyah?

Perppu Untuk Kemaslahatan Indonesia

Ilustrasi

Pelaku bughot disebut sebagai 'baghin' yang dalam bahasa Indonesia bisa diterjemahkan dengan pelacur (agama). Kenapa? Karena dalam sejarah Islam para pelaku makar memang selalu menggunakan agama sebagai kedok dan senjata, ego keislaman sebagai spirit gerakan dan kebencian atas nama agama sebagai semangat melakukan perlawanan.

Membungkam Jubir HTI Di Pengadilan

Ilustrasi

(Tapi yang pasti saya mulai tidak tertarik ide Khilafah Hizbut Tahrir karena isinya hanya dogma, bukan diskusi, isinya propaganda bukan kajian kritis, untuk semua persoalan yang dibahas, jawabannya cuma satu: Khilafah. Apapun masalahnya, jawabannya Khilafah. Saya masih ingat buletin-buletin HTI era SBY yang membahas kenaikan listrik dan BBM, proyek yang mangkrak dan investasi asing, semua solusinya: Khilafah.

Pages